Pemerintah Prancis Minta Dua BUMN Infrastruktur untuk Bermitra

Pemerintah Prancis Minta Dua BUMN Infrastruktur untuk Bermitra

Kamis, 02 April 2015 15:23:53 WIB

Monexnews - Pemerintah Prancis memerintahkan dua BUMN yaitu lectricit de France SA dan Areva SA untuk segera bergabung dalam suatu kemitraan. Penyatuan ini diperlukan untuk menyelamatkan Areva dari kerugian yang sudah berlangsung lama. EDF dan Areva diklaim bisa semakin maju jika mau bekerjasama dalam setiap proyek reaktor nuklir dan bisnis internasional. Menteri Perekonomian, Emmanuel Macron, menegaskan dirinya hanya akan memberikan waktu beberapa pekan bagi keduanya untuk ber-partner. Menurutnya, sudah ada rencana proyek nuklir yang datang namun pemerintah tidak yakin Areva mampu mengerjakannya sendirian. Areva sendiri berencana menjual aset, mengurangi pos pengeluaran dan belanja modal serta mempertimbangkan PHK karena merugi sampai 4,8 miliar Euro ($5,4 miliar) di tahun 2014. Torehan itu menandai fase kerugian yang sudah berlangsung selama 4 tahun terakhir. Areva sedang kesulitan menyelesaikan kontrak pembangunan reaktor nuklir di Finlandia. Selain itu, ada kesalahan strategi dalam kebijakan akuisisi tambang uranium sehingga investasi itu menjadi percuma. Pemasukan juga semakin berkurang karena industri nuklir berbalik lesu pasca gempa bumi yang merusak reaktor Fukushima, Jepang tahun 2011 lalu. Dalam sebuah wawancara media, Macron menyatakan partnership antara EDF dan Areva harus diperjuangkan, terutama menyangkut penyatuan modal keduanya. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search