Pemerintah Serap Rp1,69 Triliun dari Lelang SBSN 3 Juni 2015

Pemerintah Serap Rp1,69 Triliun dari Lelang SBSN 3 Juni 2015

Kamis, 04 Juni 2015 16:03:22 WIB

Monexnews - Pemerintah berhasil menghimpun Rp1,69 triliun dari hasil lelang penjualan empat seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada Rabu (3/6) kemarin, yang akan digunakan untuk memenuhi sebagian kebutuhan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015. Keempat seri SBSN yang dilelang kemarin yakni seri SPN-S 04122015, PBS006, PBS007, dan PBS008. Dalam keterangan resminya Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko menyatakan, total penawaran yang masuk dalam lelang kemarin mencapai Rp4,84 triliun. Secara rinci, total penawaran yang masuk untuk seri SPN-S 04122015 mencapai Rp1,63 triliun, dengan jumlah nominal yang dimenangkan sebesar Rp500 miliar. Menawarkan imbalan berupa diskonto, seri ini akan jatuh tempo pada 4 Desember 2015. Sementara itu, total penawaran masuk untuk seri PBS006 sebesar Rp417 miliar, dengan jumlah nominal yang dimenangkan sebesar Rp80 miliar. Seri ini menawarkan imbalan sebesar 8,25 persen, dan akan jatuh tempo pada 15 September 2020. Terakhir, total penawaran masuk untuk seri PBS008 mencapai Rp2,36 triliun, dengan jumlah nominal yang dimenangkan sebesar Rp1,11 triliun. Seri ini Seri ini menawarkan imbalan sebesar 7 persen, dan akan jatuh tempo pada 15 Juni 2016. Untuk seri PBS007, total penawaran masuk mencapai Rp435 miliar, tetapi tidak ada nominal yang dimenangkan untuk seri ini.(wa) Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia www.kemenkeu.go.id *disadur tanpa penyuntingan (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search