Pemerintah Swiss Mulai Cemaskan Pasar Perumahan

Pemerintah Swiss Mulai Cemaskan Pasar Perumahan

Jum'at, 13 Juni 2014 02:25:18 WIB

Monexnews - Pemerintah Swiss sedang mempertimbangkan kebijakan baru untuk menekan tingkat permintaan pada pasar sektor perumahan di tengah kecemasan bahwa tingginya tingkat hutang rumah tangga di Swiss dapat memicu keruntuhkan sektor real estat jika perekonomian jatuh ke dalam resesi, menurut salah satu pejabat keuangan senior. International Monetary Fund telah memperingatkan mengenai kenaikan harga rumah di seluruh dunia dan bulan lalu mendesak Swiss untuk memberlakukan kebijakan yang lebih agresif untuk menekan tingkat permintaan kredit perumahan.

Tingkat harga rumah dan kredit perumahan telah meningkat menuju rekor tinggi di Swiss, dipicu oleh tingkat suku bunga sangat rendah yang diberlakukan oleh bank sentral Swiss untuk mengurangi daya tarik safe-haven franc dan menangkal resesi. Hal ini telah menimbulkan kecemasan pada pemerintah, yang telah memerintahkan departemen keuangan untuk mempertimbangkan opsi yang ada untuk menekan tingkat permintaan kredit perumahan, ucap

Serge Gaillard, Direktur Departemen Keuangan.

"Saat ini tidak ada indikasi adanya keruntuhan namun jika tingkat kredit perumahan terus bertambah dan harga rumah tangan kedua terus naik, maka mungkin ada resiko bahwa resesi selanjutnya akan terjadi bersama dengan runtuhnya pasar sektor perumahan," ucap Gaillard.

Pemerintah di seluruh dunia telah memperkenalkan sejumlah kebijakan non moneter dalam 2 tahun belakangan ini untuk menekan inflasi harga rumah dan tingkat pertumbuhan pinjaman sehingga peminjam dan bank akan terlindungi saat tingkat suku bunga naik dari level rendah. IMF juga telah mengusulkan agar Inggris meredakaan pasar perumahannya dengan membatasi kredit perumahan yang beresiko. Gaillard mengatakan departemen keuangan telah mempertimbangkan 3 opsi pendekatan, termasuk batas pinjaman yang lebih ketat, pengetatan kriteria kerdit perumahan, dan percepatan amortisasi kredit perumahan.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search