Pemilu 2014 Diprediksi Dongkrak 0,2 Persen Pertumbuhan Ekonomi

Pemilu 2014 Diprediksi Dongkrak 0,2 Persen Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 27 Maret 2014 11:09:55 WIB

Monexnews - Konsumsi temporer terkait Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif serta Pemilu presiden dan wakil presiden tahun 2014 diperkirakan dapat memberikan kontribusi sekitar 0,2 persen terhadap pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, pengaruh Pemilu terhadap ekonomi antara lain dapat dilihat jelas pada pertumbuhan sektor riil. Triliunan rupiah biaya kampanye kandidat membuat aneka usaha seperti sablon kaos; cetak poster dan spanduk; dan sewa tata panggung, tenda, serta kursi menjadi lebih bergairah. Dana kampanye dari para calon anggota legislatif di pusat dan daerah menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi. Kampanye akan menambah pertumbuhan ekonomi hingga 0,2 persen, kata Kepala Pusat Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Lucky Al Firman dalam Seminar Kebijakan Fiskal 2014 dan Perkembangan Ekonomi Terkini di Medan beberapa waktu lalu. Di lain kesempatan, Head of Research Trust Securities Reza Priyambada juga mengatakan bahwa Pemilu dapat memberikan pengaruh positif terhadap sektor riil. Para calon wakil rakyat berlomba-lomba memperkenalkan diri atau menawarkan program kerja melalui berbagai media, termasuk iklan di media online dan televisi. Itu akan menggerakkan perekonomian, katanya. Dana kampanye Pemilu juga dapat memberikan multiplier effect pada sektor konsumsi, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi bahkan di atas 0,2 persen. Berdasarkan data historis, pelaksanaan Pemilu tahun 2004 dan 2009 telah memberikan sumbangan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,2-0,3 persen. Perhitungan tersebut disampaikan oleh Ekonom Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto. Berdasarkan kondisi tersebut, terbuka kemungkinan bahwa Pemilu 2014 dapat kembali memberikan sumbangan terhadap pertumbuhan ekonomi. Dengan asumsi Pemilu berlangsung damai dan lancar, maka pengaruh Pemilu terhadap pertumbuhan ekonomi bahkan diharapkan tidak hanya akan dirasakan pada tahun pemilu. Dengan adanya pemerintahan baru, pertumbuhan ekonomi diharapkan bisa lebih stabil dan cepat, ungkap Rully. Ekspektasinya, pemerintahan baru akan memiliki program pembangunan yang dapat dilakukan dengan cepat, sehingga pertumbuhan yang dicapai dapat sesuai target dan berkesinambungan pada tahun-tahun mendatang.(das) Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia www.kemenkeu.go.id *disadur tanpa perubahan (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search