Penasihat Obama: Ekonomi AS Siap Tumbuh Di Tahun 2014-2015

Penasihat Obama: Ekonomi AS Siap Tumbuh Di Tahun 2014-2015

Senin, 10 Maret 2014 22:09:27 WIB

Monexnews -

Para penasehat Presiden Barack Obama mengatakan bahwa ekonomi AS berada di jalur penguatan dan akan menambahkan lebih banyak pekerja dalam dua tahun mendatang karena banyak hambatan untuk pertumbuhan yang lebih cepat telah mereda.

Tingkat pengangguran telah turun ke level terendah dalam lebih dari lima tahun, defisit perdagangan telah di pangkas lebih dari setengah, sektor perumahan telah rebound, sektor manufaktur telah meningkatkan jumlah pekerjanya untuk pertama kalinya sejak tahun 1990 dan nilai ekspor telah melonjak, kata Obama dalam laporan ekonomi tahunan kepada Kongres.

Setelah 5 tahun dengan upaya yang penuh dengan keberanian, AS saat ini berada di posisi yang lebih baik untuk di abad 21 daripada negara lainnya di dunia ini, kata Obama dalam laporan yang di rilis pada hari ini. Dokumen yang bertebal sebanyak 410 halaman yang sedang di rilis pada saat di mulainya musim kampanye untuk pemilihan bulan November untuk posisi 436 kursi di DPR AS dan sepertiga dari 100 kursi di Senat. Catatan ekonomi Obama akan menjadi salah satu isu yang akan di gunakan oleh partai Republik dalam kampanye mereka seiring mereka berusaha untuk meningkatkan kontrol mereka di DPR dan memperoleh suara mayoritas di Senat.

Para penasihat Obama menggambarkan data ekonomi yang mereka katakan bahwa GDP AS berekspansi sebesar 3.1% pada tahun ini dan 3.4% di tahun 2015, yang mana itu akan menjadi kinerja terbaik AS sejak tahun 2005. Ekonomi tumbuh sebesar 1.9% pada tahun lalu. Tingkat pengangguran akan bergerak rata-rata di kisaran 6.9% pada tahun ini, dan turun menjadi rata-rata 6.4% di tahun 2015, kata tim ekonomi Gedung Putih.

Laporan ekonomi tahunan Presiden menyoroti perkiraan yang merupakan bagian dari anggaran fiskal 2015 yang di rilis pada tanggal 4 Maret. Pemerintah juga pada hari ini merilis dokumen sejarah dan materi analitik untuk mendukung anggaran.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search