Pengawas Pasar Modal AS Jatuhkan Denda kepada NYSE

Pengawas Pasar Modal AS Jatuhkan Denda kepada NYSE

Jum'at, 02 Mei 2014 10:33:24 WIB

Monexnews - Pengawas pasar modal Amerika Serikat, Securities and Exchange Commission (SEC), menghukum operator bursa New York Stock Exchange (NYSE) dan beberapa lembaga karena melanggar aturan dan hukum federal. NYSE terbukti ambil bagian dalam transaksi ilegal dan memfasilitasi praktik perdagangan yang belum diatur oleh undang-undang. Salah satu transaksi ilegal yang dilakukan oleh NYSE adalah 'high-frequency trading' yang berlangsung pada tahun 2008 hingga 2012. "Kami mengatur aktivitas partisipan di pasar modal, serta bagaimana tata cara pengambilan posisi transaksi," ujar Andrew J. Ceresney, Direktur Penegakan Hukum SEC. Menurutnya, wewenang itulah yang membuat jajarannya memiliki hak untuk menghukum siapapun yang melanggar aturan. Pada periode tersebut di atas, kondisi pasar keuangan Amerika memang tidak menentu. Indikasi high-frequency trading terlihat jelas di tengah minimnya volume perdagangan dan turunnya kepercayaan investor terhadap bursa saham. NYSE diwajibkan membayar uang kompensasi sebesar $4.5 juta karena gagal menerapkan aturan yang ada. Walaupun jumlah denda dianggap terlalu rendah, sikap tegas SEC bisa menjadi shock therapy bagi perusahaan dan operator bursa lainnya yang ingin mencari celah aturan demi keuntungan sendiri. Mengingat dalam beberapa penyelidikan sebelumnya, SEC hanya bisa sebatas melakukan investigasi tanpa leluasa memberikan sanksi. Otoritas juga harus mempertimbangkan aspek penggunaan teknologi sebagai bagian terpenting dari aktivitas transaksi dalam satu dekade terakhir. Salah satu isu yang kerap diperdebatkan adalah menyangkut high-speed trading, di mana SEC masih melarang penempatan fasilitas trading elektronik milik masing-masing pialang di dalam bursa. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search