Pengetatan Ekspor Indonesia Ancam Industri Alumunium China

Pengetatan Ekspor Indonesia Ancam Industri Alumunium China

Senin, 13 Januari 2014 16:01:07 WIB

Monexnews - Pemerintah resmi melarang ekspor produk mineral mentah ke luar negeri per bulan ini. Langkah kabinet Susilo Bambang Yudhoyono itu akan menyusahkan perusahaan logam olahan, khususnya mereka yang berproduksi di wilayah China. China merupakan salah satu negara produsen alumunium terbesar dunia. Produsen di sana dipastikan keberatan dengan aturan terbaru tentang ekspor mineral, mengingat bahan baku bauksit untuk alumunium biasanya dipesan dari indonesia. Sejak 12 Januari kemarin, Indonesia resmi memberlakukan larangan ekspor mineral mentah sesuai amanat dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Menurut Chairman Alcoa, produsen alumunium terbesar dunia, larangan ekspor mineral mentah akan berdampak pada kapasitas produksi smelter dan refinery pabrik China. China jelas cemas dengan kebijakan Indonesia, itu terlihat jelas," ujar Klaus Kleinfeld kepada media Sidney Morning Herald, beberapa jam lalu. Kleinfeld mengatakan kalau dalam beberapa bulan terakhir menjelang diberlakukannya larangan ekspor bauksit oleh Indonesia, China menambah pembelian bauksit dalam jumlah besar. Komentar sedikit berbeda diungkapkan oleh lembaga pemeringkat, Fitch Ratings, yang dalam pernyataannya menyebut langkah pemerintah Indonesia hanya akan berdampak kecil terhadap produsen alumunium China. Pabrik-pabrik di negara itu diklaim sudah memiliki cadangan bahan mentah untuk stok satu tahun. Hal ini akan membuat suplai material terjaga dan biaya produksi tidak banyak berubah. Pada 2013 lalu impor bauksit China naik sekitar 80% di tengah kenaikan jumlah produksi alumina (bahan dasar alumunium) sebesar 18-20%. "Para produsen China sudah mulai mengurangi ketergantungan terhadap supplier Indonesia. Mereka siap menghadapi larangan ekspor sehingga biaya produksi tidak akan banyak berubah," urai Fitch. Saat berita ini ditulis, kontrak produk berjangka alumunium tiga bulan tercatat naik 0.4% ke $1,772.75/ton. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search