Pengiriman Ponsel Cerdas ke China Menurun di Penghujung 2013

Pengiriman Ponsel Cerdas ke China Menurun di Penghujung 2013

Jum'at, 14 Februari 2014 15:44:13 WIB

Monexnews - Produsen smartphone dunia meraup laba besar dari tingginya daya beli konsumen China dalam beberapa tahun terakhir. Namun hal itu tidak akan berlangsung lama karena pasar ponsel cerdas di negara tersebut mulai jenuh. Total pengiriman smartphone ke China mencapai 90.8 juta unit pada kuartal terakhir 2013. Meski tergolong besar, volume pengapalan 4% lebih rendah dibandingkan catatan kuartal sebelumnya. Menurut lembaga pemantau IDC, penurunan yang terjadi pada kuartal IV lalu merupakan yang pertama kalinya sejak awal 2011. Prospek bisnis kian mengkhawatirkan karena seharusnya periode satu kuartal sebelum tahun baru Imlek adalah waktu di mana produsen ponsel bisa meraup laba besar. Selain karena terlalu banyak merek yang bermain di pasar smartphone, konsumen China juga banyak yang menunda pembelian unit baru karena alasan fitur layanan. Warga yang melek teknologi menantikan peluncuran layanan jaringan 4G yang kecepatannya jauh lebih tinggi. Setelah akses 4G dibuka pada bulan Januari lalu, minat pembelian handphone baru yang mendukung layanan itu diprediksi meningkat. Pembuktiannya akan bisa dilihat pada hasil laporan IDC berikutnya untuk periode Januari-Maret 2014. Kesepakatan 'titip jual' antara Apple Inc dan China Mobile ditargetkan mampu mengerek permintaan ponsel cerdas tahun ini, khususnya untuk varian iPhone 5s. Berbekal jumlah pengguna yang mencapai 800 juta orang, China Mobile akan berperan besar terhadap perbaikan kinerja bisnis Apple di negara perekonomian terbesar Asia. Namun demikian patut dicatat bahwa trend penjualan belum tentu sebaik tahun-tahun sebelumnya karena puncak periode penjualan kemungkinan sudah terlewati. Trend perlambatan ekonomi tidak hanya berpengaruh terhadap daya beli konsumen, namun juga berdampak pada penurunan kapasitas produksi smartphone dalam negeri. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search