Penjualan Mobil Inggris Mengalami Penurunan di Tahun Lalu

Penjualan Mobil Inggris Mengalami Penurunan di Tahun Lalu

Senin, 07 Januari 2019 17:00:56 WIB

Penjualan mobil baru Inggris pada tahun 2018 turun pada tingkat tercepat sejak krisis keuangan global satu dekade lalu, terpukul oleh jatuhnya permintaan diesel, karena badan industri memperingatkan ancaman eksistensial terhadap sektor yang ditimbulkan oleh Brexit.

Pendaftaran mobil baru di kementerian transportasi turun 6,8 persen tahun lalu menjadi 2,37 juta kendaraan, penurunan terbesar sejak penjualan menukik 11,3 persen pada 2008, menurut data dari Masyarakat Produsen dan Pedagang Motor (SMMT).

Penurunan hampir 30 persen dalam permintaan diesel adalah faktor paling signifikan dalam penurunan ini. Diesel telah terpukul sejak skandal kecurangan emisi Volkswagen tahun 2015, mendorong tindakan keras dan pungutan yang lebih tinggi.

Tetapi industri tersebut juga memperingatkan bahwa kepergian Inggris dari Uni Eropa pada akhir Maret mengancam masa depan sektor yang mempekerjakan lebih dari 850.000 orang dan telah menjadi salah satu dari sedikit kisah sukses manufaktur Inggris sejak 1980-an.

Kepala Eksekutif SMMT, Mike Hawes mengatakan saat ini masih sulit untuk melihat sisi positif dari Brexit. Semua orang mengakui bahwa Brexit adalah ancaman eksistensial bagi industri otomotif Inggris dan SMMT berharap solusi. Pihak SMMT menyerukan anggota parlemen untuk mendukung kesepakatan Perdana Menteri Theresa May untuk menjamin masa transisi.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search