Perang Dagang Berisiko Menjadi Perang Mata Uang

Perang Dagang Berisiko Menjadi Perang Mata Uang

Senin, 23 Juli 2018 12:14:22 WIB

Perang perdagangan antara AS dan China tampaknya akan berubah menjadi perang mata uang. Hal ini merujuk pada tindakan bank sentral China yang membiarkan melemahnya mata uang yuan akhir pekan lalu.

Presiden AS Donald Trump menyebut China dan Eropa telah untuk memanipulasi mata uang mereka dan menjaga nilai mereka tetap rendah terhadap dollar. Beberapa jam setelah komentar Trump pertama kali ditayangkan di CNBC Kamis, Bank Rakyat China menetapkan tingkat referensi dolar di 6,7671 yuan, mengarahkan mata uang 0,9 persen lebih rendah dan paling rendah dalam dua tahun.

Trump melanjutkan komentarnya dengan tweet Jumat pagi yang mengkritik China, Eropa dan lainnya telah "memanipulasi" mata uang mereka. Ia mengatakan China dan Uni Eropa dengan mudah mencetak uang sehingga nilai mata uang mereka jatuh terhadap dollar.

Indeks dolar, yang mengukur dolar terhadap sekeranjang mata uang, lebih dari 1 persen lebih rendah sejak komentar Trump pada hari Kamis. Ahli strategi mengatakan perang perdagangan tampaknya bergerak menuju perang mata uang, tetapi hal itu belum terlihat.

Para ekonom melihat perang dagang mengarah ke sana dan jika menyimak pernyataan Trump yang menuduh negara lain telah memanipulasi nilai mata uang mereka.

Yuan telah melemah terhadap greenback disebabkan pemicunya yaitu perang perdagangan dan juga fakta bahwa tingkat bunga AS meningkat lebih dari bunga di negara pereakonomian terbesar lainnya yang menyebabkan kenaikan nilai dollar.

Pakar strategi valuta asing (valas) mengatakan China sejatinya tidak dengan sengaja melemahkan mata uang, tetapi juga tidak mengambil tindakan untuk menghentikan penurunannya, seperti yang telah dilakukan sebelumnya. Namun, penyesuaian nilai patok oleh PBOC hari Kamis tampak seperti mengirim pesan akan ada perang mata uang.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search