Perang Dagang Membuat Australia Seperti Negara Emerging Market

Perang Dagang Membuat Australia Seperti Negara Emerging Market

Jum'at, 07 September 2018 16:29:51 WIB

Kekhawatiran eskalasi perang dagang AS-China tetap menjadi ancaman bagi Australia. Layaknya negara emerging market, Australia juga mendapat dampak langsung dari kekhawatiran pasar. Bahkan dollar Australia membukukan pelemahan lebih buruk dibandingkan rupiah Indonesia.

Sebagai negara yang dijadikan barometer terhadap minat investor terhadap aset berisiko, pelemahan dollar Australia hingga kini memang sangat dipengaruhi oleh perkiraan buruknya hubungan dagang antara AS-China. Momentum eskalasi terdekat adalah diberlakukannya tarif impor tambahan terhadap barang China senilai $200 milyar. Totalnya AS sudah memberlakukan tarif impor untuk barang China senilai $250 milyar.

Goyahnya perekonomian China akibat tarif impor dari AS dinilai telah memberikan banyak sentimen negatif untuk Australia. Pasalnya China merupakan negara yang membeli lebih dari sepertiga ekspor Australia atau setara dengan 8% produk domestik bruto (PDB) negara di Pasifik Selatan. Hal inilah yang membuat Australia akan ketergantungan dengan China.

Hingga kini kurs dollar Australia terhadap dollar AS telah melemah menyentuh level terendah sejak Desember 2016 lalu. Untuk bulan ini saja dollar Australia telah melemah hingga 3,6%, lebih buruk dibandingkan rupiah yang hanya 3,1%, dan merupakan yang terburuk setelah rupee India yang melemah hingga 4%.


(dny)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search