Perang Perdagangan AS-China Kian Berlarut-Larut

Perang Perdagangan AS-China Kian Berlarut-Larut

Senin, 06 Agustus 2018 18:17:09 WIB

Masa depan perdagangan global semakin tidak menentu karena kekhawatiran tentang ketegangan perdagangan global belum juga usai, setelah Presiden AS Donald Trump selama akhir pekan itu men-tweet bahwa tarif impor Amerika "bekerja jauh lebih baik dari dugaan banyak orang."

Pernyataan Trump diungkapkan setelah China pada Jumat mengancam akan mengenakan tarif balasan pada barang asal AS senilai $ 60 miliar jika Gedung Putih melanjutkan rencananya untuk memaksakan pungutan baru pada produk China.

Surat kabar Global Times China mengatakan bahwa Beijing siap untuk "perang dagang yang berlarut-larut" dengan AS. Analis saham telah memperingatkan bahwa friksi perdagangan yang meningkat dapat membebani pertumbuhan ekonomi global.

Direktur Dewan Ekonomi Larry Kudlow mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg pada akhir pekan bahwa Trump akan terus menambahkan tekanan ke China.

Kudlow menambahkan ekonomi China melemah, ditandai dengan pelemahan mata uang mereka, dan orang-orang meninggalkan negara itu. Ia meminta China tidak meremehkan tekad Presiden Trump untuk melanjutkan kebijakan tarif ini melihat dirinya sangat berambisi untuk terus meningkatkan perekonomian AS selama di bawah kepemimpinannya itu.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search