Perlu Kebijakan BBM Untuk Jaga APBN

Perlu Kebijakan BBM Untuk Jaga APBN

Senin, 21 April 2014 11:34:49 WIB

Monexnews - Pemerintah perlu meramu kebijakan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk menghindari defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pasalnya, ada peluang peningkatan subsidi BBM akibat deviasi kurs. Memang benar (ada potensi defisit), terutama karena ada deviasi kurs," ujar Bambang P.S. Brodjonegoro, Wakil Menteri Keuangan II, di Jakarta, Kamis (17/4). Bambang mengakui akan ada lonjakan subsidi jika tidak ada kebijakan BBM, dalam hal ini disebabkan oleh fluktuasi nilai tukar. Berdasarkan APBN 2014, asumsi nilai tukar adalah sebesar Rp10.500 per dolar Amerika Serikat (AS). Padahal saat ini, rata-rata nilai tukar berada di kisaran Rp11.500 per dolar AS. Ia pun menegaskan bahwa ke depan akan ada kebijakan dari pemerintah untuk mengatasi ini. "Harus ada kebijakan untuk mengatasi potensi defisit itu. Pokoknya akan dibuat kebijakan yang tepat," ungkapnya. (ans)
Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia www.kemenkeu.go.id *disadur tanpa penyuntingan (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search