Perusahaan China Pindahkan Pabrik ke Luar Negeri Demi Hindari Tarif AS

Perusahaan China Pindahkan Pabrik ke Luar Negeri Demi Hindari Tarif AS

Rabu, 12 September 2018 15:11:17 WIB

Sejumlah perusahaan China berencana memindahkan lokasi usahanya ke luar negeri untuk menghindari tarif impor yang diterapkan Presiden AS Donald Trump pada barang asal China. Mereka rela untuk menghapus label "Made in China" di produknya agar produknya tetap bisa dipasarkan di AS dengan bebas tarif.

Dua negara dengan perekonomi terbesar di dunia ini telah terlibat perang perdagangan selama sebulan setelah Trump memberlakukan bea impor sebesar 25 persen atas barang-barang China senilai $ 50 miliar sejak awal Juli yang memicu respons balasan cepat dari Beijing.

Perusahaan China yang membuat segala jenis barang mulai dari sepeda hingga ban, plastik dan tekstil memindahkan pabriknya untuk memangkas pajak bea cukai yang lebih tinggi pada ekspor mereka ke Amerika Serikat dan di tempat lain.

Selain karena tarif impor AS, mereka memindahkan pabrik ke luar China dengan pertimbangan upah pekerja di China yang naik gila-gilaan sehingga membebani biaya produksi.

Hl Corp, produsen suku cadang sepeda yang terdaftar di Bursa Saham Shenzhen, menjelaskan kepada para investor bulan lalu bahwa tarif AS membuat mereka memindahkan produksi ke Vietnam. Selain Vietnam, lokasi favorit lain adalah Serbia dan Meksiko dengan pertimbangan lokasi dekat dengan AS.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search