PM May Didesak Mundur dari Jabatannya

PM May Didesak Mundur dari Jabatannya

Selasa, 11 Desember 2018 17:00:15 WIB

Desakan agar Perdana Menteri Theresa May mundur dari jabatannya mengemuka di kalangan internal partai yang dipimpinnya, Partai Konservatif.

Seorang anggota parlemen yang merupakan politisi kawakan Partai Konservatif dan pendukung Brexit (Eurosceptic) mengatakan pada hari Selasa bahwa ia mendesak rekan-rekannya untuk menggalang mosi tidak percaya dalam kepemimpinan May.

"Apa yang ingin saya lakukan hari ini adalah bagi anggota parlemen Konservatif untuk menyadari bahwa kita tidak dapat maju lebih jauh lagi seperti ini dan saya takut untuk menaruh surat kepercayaan mereka," kata Steve Baker kepada radio BBC.

May pada Senin kemarin memutuskan untuk menunda pemungutan suara parlemen pada kesepakatan penarikan Brexit setelah melihat indikasi suara dukungan kepada draft yang pihaknya buat dengan Uni Eropa hanya sedikit dan mayoritas menolak.

May didesak agar Inggris mendapatkan konsensi lebih banyak dari Uni Eropa sekaligus menempatkan posisi Inggris tidak di bawah Uni Eropa. Namun Baker mengatakan kebijakannya ditakdirkan gagal.

"Jika kita tidak bisa maju dengan kesepakatannya ... maka saya takut satu-satunya cara untuk mengubah kebijakan adalah mengubah perdana menteri dan saya benar-benar berpikir itu saatnya dia untuk pergi," katanya.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search