PM May Kemungkinan Kalah di Pemungutan Suara Brexit

PM May Kemungkinan Kalah di Pemungutan Suara Brexit

Selasa, 15 Januari 2019 16:26:48 WIB
Perdana Menteri Inggris Theresa May menghadapi kemungkinan kekalahan dalam pemungutan suara bersejarah di parlemen dalam kesepakatan Brexit pada hari Selasa, meninggalkan negara itu dalam ketidakpastian tentang keanggotaannya dalam blok perdagangan terbesar di dunia, yang telah membentuk ekonominya selama beberapa dekade.
May mendesak anggota parlemen pada hari Senin untuk melihat kedua kesepakatannya tetapi parlemen tampaknya akan menolak perjanjian dalam sesi pemungutan suara yang akan dimulai pada 19.00 GMT atau pukul 02.00 WIB dini hari nanti.

Harapan May untuk menyelamatkan rencananya akan bergantung pada skala kerugiannya: jika ia membatasi ukuran kekalahan yang diharapkan, May mungkin akan meminta Brussels untuk lebih banyak konsesi dengan harapan tercapainya Soft Brexit melalui parlemen dalam pemungutan suara berikutnya.

Tetapi hasil yang memalukan dapat memaksa May untuk menunda tanggal resmi perpisahan Inggris dari UE pada 29 Maret dan berpotensi membuka opsi lain mulai dari referendum kedua hingga meninggalkan UE tanpa kesepakatan (No Deal).

Dominic Raab, yang mengundurkan diri sebagai menteri Brexit pada bulan November sebagai protes atas rencananya, mengatakan sudah waktunya untuk mempersiapkan No Deal Brexit, sesuatu yang dikhawatirkan oleh banyak pengusaha dapat menyebabkan kekacauan bagi bisnis mereka.

(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search