PMI Sektor Jasa China Naik Menjadi 53.5

PMI Sektor Jasa China Naik Menjadi 53.5

Rabu, 03 Juni 2015 09:42:00 WIB

Monexnews - Laju aktivitas sektor jasa China bertambah cepat di bulan mei seiring tingkat bisnis baru bertumbuh dengan laju paling cepat dalam 3 tahun, menurut hasil survey hari Rabu, sebuah kejutan berita bagus bagi pemerintah yang sedang berusaha untuk kembali menghidupkan perekonomian yang melambat. Meski demikian, ekonom masih cemas terhadap outlook perekonomian China secara keseluruhan, seiring laju pertumbuhan pinjaman masih lemah dan sektor manufaktur yang stagnan, menguatkan pandangan bahwa pemeirntah akan harus menggelontorkan lebih banyak stimulus lagi untuk menghindari perlambatan yang lebih tajam.

PMI sektor jasa China oleh

HSBC/Markit utnuk bulan Mei berada pada 53.5, naik dari 52.9 di bulan April, dan berada jauh di atas level 50 yang memisahkan antara kontraksi dan ekspansi. Data bulan Mei menunjukkan akselarasi selama 4 bulan berturut-turut. Indeks sub-komponen bisnis baru berada pada 54.4, naik dari 52.8 di bulan April dan merupakan level tertinggi sejak 54.7 di bulan Mei 2012. Tingkat pekerjaan pada perusahaan jasa bertumbuh pada laju paling cepat sejak Januari 2013, menurut survey tersebut, sinyal cerah bagi pemeirntah seiring pemecatan terus berlanjut pada sektor manufaktur, yang biasanya menjadi penyerap tenaga kerja di China. Menurut salah satu ekonom pada Markit, secara kesleuruhan momentum pertumbuhan nampak relatif lemah, tertekan turun oleh pelemahan pada kondisi operasional sektor manufaktur. Oleh karena itu, mungkin dibutuhkan kebijakan stimulus tambahan untuk membuat pemerintah tetap berada dalam jalur menuju target pertumbuhan GDP sebesar 7%, tambahnya.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search