Presiden Trump Abaikan Semua Tangapan Penasihatnya Untuk Tetap Jalankan Kenaikan Tarif Impor China

Presiden Trump Abaikan Semua Tangapan Penasihatnya Untuk Tetap Jalankan Kenaikan Tarif Impor China

Senin, 05 Agustus 2019 10:03:11 WIB
Presiden Donald Trump menolak keberatan keras dari hampir seluruh tim perdagangannya ketika dia memerintahkan penerapan tarif sebesar 10% pada sisa ekspor China sebesar $300 miliar ke Amerika Serikat, ungkap Wall Street Journal yang mengutip dari orang yang mengetahui hal tersebut.

Trump, dalam keputusannya yang diumumkan di Twitter pada hari Kamis, mengatakan bahwa China tidak menepati janji untuk membeli barang-barang pertanian Amerika Serikat dalam kuantitas yang besar, dan konsekuensinya adalah AS akan menerapkan tarif baru mulai 1 September.

Menteri keuangan Steven Mnuchin dan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer berada di Shanghai pada pekan lalu dala upaya untuk memulai kembali negosiasi yang buntu. Presiden Trump dan Xi Jinping telah sepakat untuk gencatan senjata dalam perang dagang di acara KTT G20 pada bulan Juni lalu di Jepang.

Trump ingin membantu petani, yang mengalami pukulan keras dalam perang dagang, dengan berikan jaminan bahwa China akan meningkatkan pembelian produk dari AS di tengah di bersia untuk sebuah reli di Ohio. Namun, Lighthizer dan Munchin menyampaikan pesan kepada Presiden dalam pertemuan di Oval Office bahwa pembicaraan di Shanghai tidak menghasilkan hasil yang dia inginkan, menurut sumber dari WSJ.

Trump memerintahkan adanya tarif baru dalam menanggapi tidak adanya progres dalam negosiasi. Hampir setiap orang yang hadiri di pertemuan di Oval Office, yang termasuk penasihat keamanan nasional Jhon Bolton, penasihat ekonomi Larry Kudlow dan kepala staf Mick Mulvaney, yang menolak keputusan tersebut, ungkap Journal. Hanya Peter Nabvarro, yang tidak keberatan.

Hampir berdebat selama dua jam namun Presiden tetap pada argumennyua dan akhrnya penasihatnya membantu menyusun posting Twitter tentang tarif baru
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search