Presiden Trump Melunak, Beberapa Barang Impor Tiongkok Ditunda Kenaikan Tarifnya

Presiden Trump Melunak, Beberapa Barang Impor Tiongkok Ditunda Kenaikan Tarifnya

Rabu, 14 Agustus 2019 07:42:39 WIB
Kantor perwakilan dagang Amerika Serikat pada hari Selasa mengatakan bahwa tarif baru untuk barang-barang konsumen tertentu akan ditunda sampai 15 Desember, sementara itu produk lainnya akan dikeluarkan dari daftar tarif baru Tiongkok. Ini mengutip faktor kesehatan dan keamanan.

Sebelumnya kenaikan tarif ditetapkan akan berlaku pada tanggal 1 September, sehingga pengumuman ini meredakan kekhawatiran terhadap musim belanja saat liburan.

Perwakilan dagang AS mengatakan penundaan ini akan berlaku pada barang-barang elektronik yang termasuk ponsel, laptop, dan konsol video game dan beberapa produk pakaian, sepatu dan "mainan tertentu."

Pada awal bulan ini Presiden Trump umumkan putaran baru untuk kenaikan tarif sebesar 10% pada impor barang Tiongkok sebesar $300 miliar yang menghindari bea masuk.

Sejauh ini perwakilan dagang AS belum menentukan barang-barang mana yang akan dihapus dari daftar namun mengatakan akan melakukan "proses pengecualian untuk produk-produk yang dikenakan tarif tambahan."

Presiden Trump pada hari Selasa mengatakan bahwa keputusannya untuk menunda tarif menjelang musim Natal adalah untuk menghindari dampak belanja liburan. Selain itu dia mengatakan bahwa semua penundaan tersebut "membantu banyak orang."

Secara terpisah, Kementrian Perdagangan Tiongkok mengatakan bahwa Wakil Perdana Menteri Liu He telah berbicara melalui telepon dengan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin dan mereka sepakat untuk bernegosiasi kembali dalam waktu dua pekan.

Putaran baru pembicaraan dagang diperkirakan akan berlangsung di bulan September, setelah tarif diberlakukan.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search