Produksi Industri Jerman Negatif di Bulan November

Produksi Industri Jerman Negatif di Bulan November

Jum'at, 09 Januari 2015 14:21:26 WIB

Monexnews - Produksi industri Jerman secara tak terduga turun untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir di bulan November di tengah merosotnya output energi, sinyalkan bahwa pemulihan di negara dengan tingkat ekonomi terbesar di Eropa tersebut masih rapuh.

Outut, yang di sesuaikan dengan fluktuasi musiman, turun sebesar 0.1% dari bulan Oktober, ketika output naik direvisi 0.6%, di laporkan oleh Kementrian Perekonomian di Berlin pada hari ini. Para ekonom yang disurvei oleh Bloomberg menyerukan untuk kenaikan 0.3%. Produksi turun sebesar 0.5% dari setahun yang lalu.

Bundesbank telah mengatakan bahwa ekonomi Jerman hanya akan "tumbuh moderat" di kuartal keempat, setelah secara efektif stagnan dalam enam bulan sebelumnya. Di saat survei menunjukkan sentimen ekonomi di Jerman membaik, outlook tersebut sangat berlawanan dengan negara anggota zona Euro lainnya yang sedang berjuang pada pertumbuhan yang rendah, turunnya nilai tukar mata uang serta ketidaktsabilan politik di Yunani.

Andreas Ress, kepala ekonom Jerman di UniCredit MIB di Munich mengatakan bahwa pesan yang sangat penting yang telah kita miliki maksudnya adalah kita harus sedikit bersabar. Dalam sentimen bisnis, harus ada bukti yang cukup bahkan lebih yang membuktikan perusahaan Jerman sudah mulai pulih.

Data hari ini menunjukkan output energi turun sebesar 2.4% di bulan November dari bulan sebelumnya dan konstruksi turun 0.6%. Sektor manufaktur naik sebesar 0.3%, di topang oleh kenaikan dalam investasi output dan barang-barang konsumen.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search