RBA Akan Pertahankan Suku Bunga Untuk Sementara Waktu

RBA Akan Pertahankan Suku Bunga Untuk Sementara Waktu

Selasa, 15 April 2014 11:11:45 WIB

Monexnews - Bank sentral Australia mengatakan perkembangan ekonomi dalam bulan lalu tidak mengubah pandangannya untuk mempertahankan tingkat suku bunga stabil untuk sementara waktu, mengatakan ada sinyal lanjutan bahwa tingkat suku bunga yang rendah menopang tingkat pertumbuhan. Dalam minutes pertemuan kebijakan tanggal 1 April lalu, Reserve Bank of Australia (RBA) kembali mengatakan bahwa dollar Australia terlalu tinggi menurut standar historis, dan apresiasinya belakangan ini berarti nilai tukar mata uang kurang efektif dalam membantu perekonomian mencapai pertumbuhan yang seimbang.

"Dalam beberapa pertemuan terakhir, dewan kebijakan telah menilai pentingnya untuk mempertahankan tingkat suku bunga dan mengingatkan bahwa tingkat suku bunga akan berada pada level saat ini untuk sementara waktu jika perekonomian berjalan sesuai perkiraan, menurut isi minutes. "Perkembangan bulan lalu tidak merubah penilaian tersebut."

RBA mempertahankan tingkat suku bunga pada rekor rendah 2.5%, sejak bulan Agustus lalu. Secara keseluruhan, bank sentral telah memangkas suku bunga sebanyak 225 basis poin sejak akhir 2011. Pasar saat ini sedang mempertimbangkan ide kenaikan suku bunga pada akhir tahun 2014. Minutes tersebut, yang sebagian besar isinya sama dengan minutes bulan Maret, menunjukkan anggota dewan kebijakan RBA mengingatkan dollar Australia yang terus menguat. "Kendati harga komoditas terus turun pada bulan lalu, nilai tukar mata uang telah terapresiasi lebih lanjut," menurut minutes. "Sementara pelemahan pada nilai tukar aussie dari level tinggi setahun lalu akan membantu dalam mencapai perutmbuhan ekonomi yang seimbang, hal ini akan menjadi kurang efektif dari perkiraan mengingat kenaikan nilai tukar dalam beberapa bulan terakhir."

Pada perkeonomian domestik, anggota dewan RBA mulai mendiskusikan pasar tenaga kerja. Mereka cemas mengenai kenaikan tingkat pekerjaan belakangan ini dan merasa tingkat pengangguran mungkin akan kembali naik. Para anggota dewan memperkirakan tingkat pertumbuhan ekonomi akan tertekan oleh turunnya tingkat investasi sektor pertambangan dan lemahnya permintaan publik namun juga masih akan ditopang oleh sinyal menjanjikan pada sektor ekonomi lainnya, terutama kenaikan tajam pada investasi perumahan. Sementara anggota dewan RBA mengingatkan harga rumah telah naik lebih dari 10% pada tahun lalu, minutes tidak menyebutkan adanya kecemasan mengenai laju kenaikan harga rumah.

RBA mengakuti bahwa tingkat pertumbuhan di China mungkin telah melambat pada awal 2014 namun mengatakan bahwa mitra dagang yang lain nampak bertumbuh pada laju rata-rata. "Anggota dewan akan terus memantau perkembangan dalam perekonomian dan mengingatkan bahwa dalam indikasi saat ini, jalur paling tepat adanya periode stabilitas tingkat suku bunga." RBA akan kembali bertemu pada tanggal 6 Mei.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search