RBA: Nilai Tukar Aussie Masih Terlalu Tinggi

RBA: Nilai Tukar Aussie Masih Terlalu Tinggi

Selasa, 16 Desember 2014 10:20:43 WIB

Monexnews - Reserve Bank of Australia meyakini nilai tukar dollar Australia masih terlalu tinggi, terutama melihat penurunan tajam belakangan ini pada harga komoditas. Minutes pertemuan dewan RBA bulan Desember menunjukkan anggota dewan bank sentral mengatakan dollar Australia harus melemah lebih lanjut untuk membantu pertumbuhan ekonomi. Minutes juga menunjukkan bahwa anggota dewan kebijakan ingin mempertahankan tingkat suku bunga pada 2.5% untuk waktu yang lebih lama. Minutes mengatakan bahwa anggota dewan meyakini bahwa sementara dollar Australia telah melemah dalam beberapa bulan belakangan ini, namun nilai tukarnya masih berada di atas estimasi nilai fundamentalnya kendati penurunan harga komoditas.

"Anggota dewan kebijakan sepakat bahwa mungki dibutuhkan depresiasi nilai tukar mata uang lebih lanjut untuk mendapatkan laju pertumbuhan yang seimbang pada perekonomian," menurut

minutes. Dollar Australia telah anjlok sekitar 5 sen terhadap dollar ke level terendah 4-1/2 tahun dalam 2 bulan terakhir. Sementara itu, RBA memperkirakan pertumbuha ekonomi akan bertahan di bawah trend sepanjang tahun 2014/15 sebelum kemudian naik secara bertahap menuju akhir tahun 2016. "Investasi sektor pertambangan diperkirakan akan turun tajam dan ekspor sumber daya alam diperkirakan akan naik tajam seiring transisi dari investasi menuju fase produksi dari booming sektor pertambangan berlanjut," menurut minutes. "Tingkat suku bunga yang sangat rendah telah menopang aktivitas pada sektor perumahan, yang mana nantinya akan menopang tingkat konsumsi." Anggota dewan juga menunjukkan kecemasan mengenai melambatnya laju pertumbuhan tenaga kerja yang kemungkinan akan menekan tingkat kepercayaan dan belanja konsumen untuk sementara waktu.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search