Regulator China Berjanji Akan Memperluas Kredit

Regulator China Berjanji Akan Memperluas Kredit

Jum'at, 06 Juni 2014 13:49:09 WIB

Monexnews -

Regulator perbankan China berjanji untuk meperluas pinjaman dan membatasi biaya pinjaman, mereka juga akan berusaha untuk meningkatkan pasokan uang ke ekonomi rill seiring melambatnya pertumbuhan di tengah tindakan yang keras dari pemerintah yang membayangi pasar keuangan.

Pinjaman kepada pebisnis kecil, proyek infrastrktur utama dan para pembeli rumah tangan pertama akan menjadi prioritas, ujar China Banking Regulatory Commission dalam pernyataannya pada hari ini. Untuk memberikan bank lebih banyak kapasitas untuk meminjamkan uangnya, regulator mungkin akan melonggarkkan rasio pinjaman terhadap beberapa simpanan yang stabil seperti deposito, kata wakil ketua CBRC Wang Zhaoxing. Perdana Menteri Li Keqiang pada tanggal 30 Mei lalu mengatakan dalam pertemuan dengan State Council bahwa negara akan memangkas anggaran dan memelihara pertumbuhan yang wajar dalam kredit seiring para ekonom perkirakan China akan mengalami ekspansi terlambat dalam 24 tahun. Permintaan uang tunai di perbankan pada akhir kuartal lalu mencapai persayaratan regulator seperti rasio deposito terhadap pinjaman dan tindakan keras pada kredit macet untuk mendorong suku bunga pinjaman interbank ke rekor tertinggi di bulan Juni tahun lalu. Untuk merevitalisasi perekonomian, China perlu untuk menyesuaikan struktur dari pasokan kredit, terutama ketika permintaan dari BUMN besar berkurang sementara perusahaan swasta yang kecil hanya memiliki sedikit akses untuk pendanaan, kata Rainy Yuan, seorang analis di Masterlink Securities Corp. di Shanghai. Yuan mengatakan bahwa CBRC dapat mulai menghitung beberapa deposito interbank dalam rasio deposito ke pinjaman, itu dapat memberikan ruang terhadap bank untuk memperluas kredit dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di China. (fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search