RI Tetap Waspadai Kondisi Ekonomi Global

RI Tetap Waspadai Kondisi Ekonomi Global

Kamis, 10 Oktober 2013 12:12:06 WIB

rial, helvetica, sans-serif;">Monexnews - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal ketiga tahun ini akan tumbuh 5,6 persen. Pada akhir tahun, ekonomi Indonesia diperkirakan akan tumbuh 5,5 persen hingga 5,9 persen. Hal tersebut terjadi karena kondisi ekonomi global yang belum membaik. Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus mewaspadai kondisi global yang terjadi saat ini, termasuk government shutdown dan debt ceiling di Amerika Serikat. BI berharap permasalahan tersebut dapat segera diselesaikan. Kita mewaspadai perkembangan eksternal dan siap respons dalam bauran bentukan, termasuk gunakan instrumen moneter, stabilitas nilai tukar, juga langkah makro prudential, kata Gubernur BI. Menurutnya, tertundanya persetujuan anggaran Amerika Serikat (AS) memberikan dampak pelemahan sebesar 0,4 persen dalam dua minggu dan 1,4 persen dalam satu bulan terhadap ekonomi AS. Ini tentu berdampak ke negara mitra dagang utama mereka," tuturnya. Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo menambahkan, dampak situasi AS terhadap Indonesia akan terlihat di sisi perdagangan. Sementara dari sisi keuangan, kondisi AS memberikan dampak positif ke negara berkembang. "Yield suku bunga turun. Ini yang kemudian memberi dampak jangka pendek yaitu arus modal masuk khususnya fixed income ke negara berkembang," katanya. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan bahwa pemerintah akan terus berupaya agar ekonomi Indonesia berjalan dengan baik, agar dapat mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan. Pemerintah berupaya menjaga pertumbuhan ekonomi yang telah dikoreksi menjadi 6,3 persen dengan mengutamakan stabilitas dan pertumbuhan di angka yang realistis, katanya. Pemerintah, lanjutnya, juga akan terus berupaya mengendalikan inflasi di bawah 9 persen, termasuk menjaga supply and demand serta harga-harga.(nic) Sumber: rilis resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia www.depkeu.go.id
*disadur tanpa perubahan
(dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search