Rusia Belum Berani Pastikan Kabar Larangan Impor Pangan

Rusia Belum Berani Pastikan Kabar Larangan Impor Pangan

Kamis, 07 Agustus 2014 15:59:01 WIB

Monexnews - Badan pengawas makanan Rusia membantah pernyataan juru bicaranya soal larangan impor bahan pangan dari Amerika Serikat dan Uni Eropa. Pemerintah menilai komentar salah satu pejabatnya itu lebih mewakili opini pribadi dan bukan keputusan resmi Moskow.

Menurut agensi berita RIA Novosti dan Reuters beberapa jam lalu, juru bicara badan pengawas makanan, Alexei Alekseenko, menegaskan bahwa Rusia akan melarang impor buah dan sayuran dari Amerika dan Eropa. Kebijakan itu diambil sebagai respon presiden Vladimir Putin atas embargo ekonomi yang diterima negaranya. "Larangan impor barang dari Amerika dan Eropa adalah keharusan, meliputi produk-produk hasil ternak," ujar Alekseenko. Ketika ditanya oleh awak media, ia sendiri enggan menyebut jenis barang apa saja yang akan ditutup aksesnya ke dalam negeri.

Namun beberapa saat lalu, Veterinary and Phytosanitary Surveillance Service (VPSS) sebagai BPOM Rusia menegaskan komentar pejabatnya itu sebagai opini pribadi dan bukan instruksi presiden Putin. VPSS sendiri belum menandatangani perintah apapun terkait wacana larangan impor. "Pernyataan dari Alekseenko dan pejabat lainnya harus dianggap sebagai pendapat pribadi, setidaknya sampai benar-benar ada pernyataan resmi dari pemerintah," demikian statement VPSS.

Apabila akhirnya pihak Moskow benar-benar menerapkan kebijakan ini, maka volume impor pangan Rusia akan berkurang 10% dari total saat ini. Kemungkinan larangan impor produk tidak akan memperhitungkan produk anggur minuman dan makanan bayi, namun menyertakan produk penting seperti daging, keju dan susu. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search