Rusia: Bergabung ke NATO, Ukraina Jadi Boneka Amerika

Rusia: Bergabung ke NATO, Ukraina Jadi Boneka Amerika

Jum'at, 26 Desember 2014 10:50:35 WIB

Monexnews - Keinginan Ukraina untuk bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dikecam habis-habisan oleh negara musuhnya, Rusia. Pihak Moskow menyatakan bahwa wacana tersebut merupakan ancaman terhadap stabilitas Eropa. Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, menegaskan Ukraina sedang diperalat oleh negara-negara blok barat. Menurutnya, apabila jadi bergabung ke NATO, maka Ukraina akan dijadikan boneka oleh Amerika Serikat dan sekutunya untuk melawan Rusia. Parlemen Kiev memang tengah mempelajari wacana masuknya Ukraina menjadi anggota NATO, dan kabar ini benar-benar memicu kemarahan Rusia. "Ada beberapa negara yang menginginkan supaya krisis antara Ukraina dan kami terus berlangsung. Mereka berusaha mengadu domba dengan memakai NATO," ujar Lavrov geram. Ia menambahkan bahwa keputusan bergabung ke NATO sama artinya dengan membahayakan warga Ukraina sendiri. NATO sendiri memang beberapa kali terlibat dalam krisis yang terjadi di Ukraina tahun ini. Aliansi yang dikomandoi oleh Amerika tersebut mengirimkan tentara untuk melawan pemberontak pro-Rusia. Pemerintah Moskow melihat bahwa dengan bergabungnya Ukraina ke NATO, maka intervensi blok barat akan semakin terasa di wilayah perbatasan. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search