Sektor Ekspor Jepang Menguat di Bulan April

Sektor Ekspor Jepang Menguat di Bulan April

Rabu, 21 Mei 2014 08:52:00 WIB

Monexnews - Tingkat ekspor Jepang naik 5.1% di bulan April dari setahun lalu, di atas perkiraan analis untuk kenaikan sebesar 4.8%, menurut data hari Rabu. Impor naik dalam laju tahunan sebesar 3.4% dibandingkan kenaikan sebesar 0.8%, sementara neraca perdagangan berada pada kondisi defisit sebesar 808.9 milyar yen (7.98 milyar dollar), jauh lebih tinggi dari ekspektasi untuk defisit sebesar 646 milyar yen. Neraca perdagangan Jepang telah berada dalam kondisi defisit selama 22 bulan berturut-turut hingga saat ini.

"Data ini sama sekali tidak mengejutkan. Para petinggi di Jepang berharap pelemahan yen dapat menstimulasi ekspor dan pelemahan yen masih belum terjadi," ucap Boris Schlossberg, direktur manajer pada BK Asset Management. "Permasalahannya adalah pelemahan pada yield obligasi AS telah mendorong dollar-yen turun lebih dalam dari yang diperkirakan semua orang. Hal tersebut membuyarkan rencana dari Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda dan Pedana Menteri Shinzo Abe untuk menstimulasi perekonomian," ucapnya.

Bank of Japan akan mengakhiri pertemuan dua harian pada hari Rabu dan diperkirakan untuk mempertahankan kebijakan moneternya saat ini, yang mana berencana menaikkan base money Jepang sebanyak 60-70 trilyun yen (589 688 milyar dollar) per tahun melalui pembelian aset secara agresif. "Usaha dari Bank of Japan belum cukup. Mereka harus mengeluarkan setidaknya 100 trilyun yen untuk mendorong dollar-yen menuju level 105 dan menstimulasi perekonomian," tambah Schlossberg.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search