Sektor Manufaktur Spanyol Stagnan Selama 2 Tahun

Sektor Manufaktur Spanyol Stagnan Selama 2 Tahun

Kamis, 02 Mei 2013 14:57:49 WIB

Monexnews - Aktivitas manufaktur di negara Spanyol kembali melemah di bulan April 2013. Jika kondisi terus seperti ini, maka perekonomian negeri matador diprediksi tetap negatif di akhir kuartal II nanti. Data Markit hari ini memperlihatkan hasil survei terhadap eksekutif perusahaan-perusahaan nasional, di mana indeks bulan April tercatat di 44.7 atau lebih tinggi dibandingkan catatan bulan Maret yang sebesar 44.2. Namun demikian, hasil tersebut tidak cukup untuk dijadikan parameter ekspansi manufaktur karena indeks di bawah 50 merupakan indikasi perlambatan. Selama dua tahun terakhir, indeks manufaktur Spanyol konsisten di bawah level 50. Penurunan aktivitas manufaktur sejalan dengan hasil laporan badan statistik nasional pekan ini, yang menunjukkan bahwa perekonomian Spanyol menurun 0.5% antara bulan Januari dan Maret 2013 dibandingkan satu kuartal sebelumnya. Resesi di negara ini merupakan imbas dari guncangan fiskal dan krisis hutang yang sudah berlangsung lama. Markit mengutarakan bahwa banyak perusahaan mengalami penurunan jumlah pesanan di bulan April, namun volumenya tidak sebesar apa yang dialami pada bulan Maret. Banyak pengusaha berharap kondisi ini berangsur membaik sehingga gairah manufaktur bisa mendekati taraf normal dalam hitungan bulan. "Perlambatan aktivitas pabrikan di Spanyol sekarang makin panjang, yakni mencapai dua tahun dan data terbaru juga belum menunjukkan gejala akhir dari semua ini," ujar Ekonom Markit, Andrew Harker. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search