Sektor Perdagangan RI Kembali Surplus di Bulan Oktober

Sektor Perdagangan RI Kembali Surplus di Bulan Oktober

Senin, 01 Desember 2014 11:52:07 WIB

Monexnews - Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis laporan sektor perdagangan Indonesia untuk bulan Oktober 2014. Meski berhasil mencetak surplus US$20 juta, selisih neraca ekspor-impor berada di bawah ekspektasi analis yang disurvei oleh Wall Street Journal (US$25 juta). Nilai ekspor Indonesia untuk bulan Oktober 2014 mencapai US$15,35 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 0,49% dibandingkan nilai ekspor September 2014. Sementara jikaa dibandingkan dengan Oktober 2013, ekspor mengalami penurunan sebesar 2,21%. Ekspor nonmigas Oktober 2014 mencapai US$12,88 miliar (naik 1,80%)dibanding September 2014. Sementara bila dibandingkan ekspor Oktober 2013, angkanya turun 0,78%. Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-Oktober 2014 mencapai US$148,06 miliar atau menurun 1,06% dibanding periode yang sama tahun 2013. Demikian juga ekspor nonmigas, yang angkanya mencapai US$122,19 miliar atau menurun 0,81%. Adapun nilai impor Indonesia Oktober 2014 mencapai US$15,33 miliar atau turun 1,40% dibandingkan September 2014. Demikian pula jika dibandingkan Oktober 2013, angka impor turun 2,21%. Impor nonmigas mencapai US$11,75 miliar atau turun 1,21% dibanding September 2014. Demikian juga bila dibandingkan Oktober 2013, impor nonmigas turun 3,69%. Impor migas Oktober 2014 mencapai US$3,58 miliar atau turun 2,03 dibanding September 2014. Namun apabila dibandingkan Oktober 2013, angkanya naik 2,99%. Secara kumulatif nilai impor Januari Oktober 2014 mencapai US$149,70 miliar atau turun 4,05% jika dibanding periode yang sama tahun 2013. Kumulatif nilai impor terdiri dari impor migas sebesar US$36,60 miliar (turun 1,37%) dan nonmigas sebesar US$113,10 miliar (turun 4,89%). Berdasarkan data-data di atas, maka surplus neraca perdagangan Indonesia di bulan November adalah sebesar US$0,02 miliar ($20 juta). Surplus perdagangan didapat dari perhitungan surplus sektor nonmigas sebesar US$1,13 miliar dan defisit sektor migas sebesar US$1,11 miliar. Dari sisi volume perdagangan, surplus Oktober 2014 tercatat sebesar 30,66 juta ton. Neraca sektor nonmigas surplus 31,18 juta ton dan neraca nonmigas mengalami defisit 0,52 juta ton. Sebagai catatan pada bulan September lalu, sektor perdagangan Indonesia mengalami defisit US$270 juta. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search