Seruan Gencatan Senjata PBB Diragukan oleh Pihak Palestina

Seruan Gencatan Senjata PBB Diragukan oleh Pihak Palestina

Senin, 21 Juli 2014 13:31:32 WIB

Monexnews - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) dalam rapat tertutup beberapa saat lalu mengutarakan keprihatinannya terkait krisis di Jalur Gaza antara Israel dan Palestina. Lembaga perdamaian tertinggi di dunia ini khawatir dengan keselamatan penduduk yang berdomisili di wilayah konflik.

"Kami memiliki perhatian besar terhadap eskalasi konflik (Israel-Palestina)," demikian pernyataan resmi DK PBB seperti dikutip Wall Street Journal. PBB berkomitmen untuk mendukung upaya gencatan senjata yang diprakarsai oleh Sekjen Ban Kim-moon dan pemerintah Mesir. Beberapa negara juga mulai khawatir dengan efek dari berlangsungnya perang di area Gaza karena berpotensi melibatkan negara lain di Timur Tengah. Meskipun menolak berkomentar, pemerintah China juga mulai mewaspadai efek panjang dari perang Gaza. Presiden Xi Jinping sempat mengutarakan rencananya untuk membantu proses perdamaian pada hari Minggu lalu, walau enggan mengungkapkan langkah apa yang akan diambil pihak Beijing.

DK PBB memang menyerukan
gencatan senjata di Gaza karena korban jiwa semakin banyak. Akan tetapi oleh sebagian pihak organisasi ini hanya dianggap mengumbar lip-service tanpa melakukan aksi apapun. Salah satu orang yang kecewa dengan sikap PBB adalah Riyad Mansour, perwakilan Palestina untuk PBB. Kepada awak media ia menyebut PBB hanya berpangku tangan melihat warganya dibantai oleh tentara Israel. "Saya kecewa karena PBB tidak memutus resolusi untuk menghentikan agresi warga Palestina," ujarnya. Mansour menyebut konflik ini sebagai 'ujian' bagi DK PBB untuk menunjukkan ketegasannya sebagai organisasi dunia. Sementara duta besar Israel untuk PBB, Ron Prosor, tidak berkomentar apapun pasca seruan gencatan senjata PBB.

(dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search