Setelah Juli, Dampak Inflasi Kenaikan Harga BBM Bersubsidi Akan Habis

Setelah Juli, Dampak Inflasi Kenaikan Harga BBM Bersubsidi Akan Habis

Jum'at, 02 Agustus 2013 10:12:20 WIB

Monexnews - Laju inflasi sepanjang Juli 2013 mencapai angka 3,29 persen, atau yang tertinggi sejak 2008. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat untuk tahunan (year on year), angka inflasi mencapai 8,61 persen. Menurut kepala BPS Suryamin, angka inflasi Juli 2013 merupakan yang tertinggi sejak 2008 sebagai dampak dari penaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada Juni lalu.

"Inflasi 3,29 persen kalau kita mundur lagi, ini yang tertinggi sejak 2008, dan sebelumnya juga pernah lebih tinggi lagi pada tahun 1998. Tapi karena tahun (1998) itu ada krisis monter, kata Suryamin, di kantor BPS, Kamis (1/8). Tingginya laju inflasi merupaka faktor yang terkait erat dengan kebijakan penaikan harga BBM bersubsidi yang pada gilirannya memberi implikasi terhadap naiknya tarif transportasi, harga bahan makanan, dan cost of production.

"Dua kelompok telah berkontribusi langsung ataupun tidak langsung BBM. Penaikan harga BBM merupakan kontribusi langsung dan dampaknya sepertiga terjadi di bulan Juni. Dan sisanya dua per tiga di bulan Juli. Tapi setelah bulan Juli, dampak BBM terhadap inflasi sudah habis. Untuk dampak tidak langsungnya adalah transportasi dan biaya produksi naik sehingga komoditi juga mengalami kenaikan," tuturnya.

Berdasarkan data BPS, share inflasi terbesar berasal dari BBM, bahan makanan, makanan jadi, transportasi, dan komunikasi. Dari 66 kota yang disurvei BPS, terlihat seluruh kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Ternate sebesar 6,04 persen dan Sorong sebesar 5,09 persen. Sementara inflasi terendah terjadi di Singkawang sebesar 1,36 persen. (ak)

sumber: Kementerian Keuangan Republik Indonesia (www.depkeu.go.id) (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search