Sikap RBA Terus Bebani Aussie

Sikap RBA Terus Bebani Aussie

Selasa, 04 Maret 2014 16:22:36 WIB

Monexnews - Dollar Australia melemah terhadap sebagian besar mata uang utama setelah Reserve Bank of Australia mengatakan nilai tukar mata uang masih tinggi menyusul keputusan untuk mempertahankan tingkat suku bunga pada rekor rendah hari ini. Aussie diperdagangkan sekitar 0.4% dari level terendah dalam sebulan setelah Gubernur RBA Glenn Stevens mengatakan bahwa sementara pelemahan mata uang hingga hari ini telah membantu perekonomian, namun aussie masih tinggi menurut standar historikal. Sebelumnya aussie sempat menguat pasca laporan menunjukkan persetujuan pembangunan di Australia bertambah melembihi perkiraan analis, sementara berlanjutnya ketegangan di Ukraina membuat permintaan untuk aset ber-yield tinggi terbatas.

Sikap RBA yang mempertahankan tingkat suku bunga sedikit negatif untuk aussie, ucap Sean Callow, strategis mata uang pada Westpac Banking Corp. di Sydney. Alangkah baiknya untuk mengingat bahwa untuk jangka panjang, mereka mengharapkan aussie akan melemah.

Keputusan RBA untuk mempertahankan tingkat suku bunga pada 2.5% sesuai dengan perkiraan ekonom. Langkah yang paling baik adalah periode stabilitas tingkat suku bunga, ucap Stevens hari ini dalam pernyataan pasca pertemuan kebijakan, sama dengan pernyataan pasca pertemuan bulan Februari lalu. Data terpisah hari ini menunjukkan defisit current account Australia menyempit pada kuartal keempat, sementara persetujuan pembangunan rebound di bulan Januari melebihi perkiraan ekonom. (xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search