Situasi Politik AS Stabil, Aset Berisiko Kembali Diminati

Situasi Politik AS Stabil, Aset Berisiko Kembali Diminati

Kamis, 08 November 2018 14:52:33 WIB

Kemenangan Partai Demokrat di Pemilu Sela Amerika Serikat kemarin ditafsirkan akan melemahkan dollar karena dominasinya di DPR AS diprediksi akan menghambat berbagai kebijakan Presiden Donald Trump saat proses legislasi. Aset safe haven mendapat angin segar karena investor yang panik membeli aset penghindari risiko ini tidak lama setelah melihat hasil penghitungan suara sementara pada Rabu pagi waktu Asia.

Namun saat memasuki sesi Amerika malam hari, pasar berbalik positif. Bursa saham Eropa dan AS ditutup positif setelah mengalami reli. Hal ini dipicu kenyataan sebagian kebijakan Trump tidak mungkin berubah karena kewenangannya berada di tangannya, bukan di parlemen, seperti kebijakan perdagangan luar negeri terkait perang dagang.

Trump tidak berduka mendapati hasil Pemilu Sela yang menggerus kursi partai pendukungnya, Partai Republik di DPR. Di sisi lain, Republik menambah 2 kursi di Senat sehingga mengukuhkan posisi mayoritas di Majelis Tinggi Kongres.

Dalam pernyataannya Trump menyebutkan bisa bekerja sama dengan Demokrat untuk melegislasi kebijakannya. Ia menekankan, terpisahnya penguasaan di Kongres tidak mungkin menghasilkan kebijakan ekonomi baru yang berdampak besar, namun juga tidak mungkin membatalkan kebijakan-kebijakan ramah bisnis yang sudah diberlakukan sejak tahun lalu.

"Mengingat hasil Pemilu ini mendekati prediksi pasar, reaksi ekuitas dapat ditafsirkan sebagai bantuan ketidakpastian telah berakhir," analis di Westpac menambahkan.

Dengan dominannya Demokrat di DPR ia memperkirakan akan ada pengeluaran ekstra untuk perawatan kesehatan di APBN, tetapi tidak ada pemotongan pajak perusahaan baru.

"Kebijakan perdagangan sebagian besar masih berada di tangan presiden, meskipun ratifikasi misalnya NAFTA yang direvisi kemungkinan akan lebih sulit," pungkasnya.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search