Skotlandia Menentang Draft Perjanjian Brexit

Skotlandia Menentang Draft Perjanjian Brexit

Senin, 19 November 2018 17:58:25 WIB

Tak hanya anggota parlemen Inggris yang menentang draft Perjanjian Brexit namun juga Skotlandia, propinsi Inggris Raya menentangnya.

Menteri Pertama Skotlandia Nicola Sturgeon mengatakan kepada BBC bahwa itu akan "sangat tidak bertanggung jawab" jika parlemen mendukung kesepakatan yang dicapai May dengan perwakilan Uni Eropa (UE).

Dia menambahkan bahwa anggota partainya dari parlemen (anggota parlemen) akan memilih menentangnya. Pada referendum Brexit 2016 lalu rakyat Skotlandia banyak yang memilih tetap bersama UE. Penghitungan akhir saat referendum menyebut, 62 persen warga Skotlandia memilih agar Inggris tetap bergabung sedangkan 38 persen warga memilih keluar.

Anggota parlemen dari Partai Konservatif Simon Clarke mengatakan mulai hari ini sudah dimulai proses mosi tidak percaya dalam kepemimpinan PM Inggris Theresa May.

"Ini benar-benar hari di mana kita berdiri di garis sejarah tentang ini," kata Simon Clarke kepada radio BBC, menambahkan "hari ini harus menjadi titik di mana ... tindakan diambil".

Kritikus seperti Clarke mengatakan kesepakatan yang dibawa May dari negosiasi dengan Uni Eropa berisiko memecah belah Inggris dengan menyelaraskan Irlandia Utara lebih dekat dengan aturan bea cukai UE daripada daratan Inggris. Karena itu Simon mengatakan partai DUP Irlandia Utara yang menjadi rekan koalisi pemerintahan May tidak akan mendukung rencana saat ini.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search