Stabil, Utang Luar Negeri Indonesia April 2015 Tumbuh 7,8 Persen

Stabil, Utang Luar Negeri Indonesia April 2015 Tumbuh 7,8 Persen

Kamis, 18 Juni 2015 15:03:43 WIB

Monexnews - Pertumbuhan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada April 2015 tercatat sebesar 7,8 persen (yoy), relatif stabil dibandingkan dengan pertumbuhan pada Maret 2015 yang sebesar 7,6 persen (yoy). Dengan pertumbuhan tersebut, posisi ULN Indonesia pada akhir April 2015 tercatat sebesar 299,8 miliar dolar AS. Dari jumlah tersebut, 44,3 persen di antaranya, atau sebesar 132,9 miliar dolar AS merupakan ULN sektor publik. Sementara, 55,7 persen sisanya, atau sebesar 167 miliar dolar AS merupakan utang sektor swasta. Perkembangan ULN pada April 2015 dipengaruhi oleh meningkatnya pertumbuhan ULN sektor swasta di tengah melambatnya pertumbuhan ULN sektor publik. ULN sektor swasta tumbuh 13,4 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 12,7 persen (yoy), jelas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara dalam keterangan resminya. Ia menambahkan, hal tersebut terutama didorong oleh peningkatan pinjaman (loan agreement) dan surat utang (debt securities). Di sisi lain, ULN sektor publik tumbuh 1,5 persen (yoy), lebih lambat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 1,7 persen (yoy). Menurutnya, perkembangan ULN pada April 2015 ini tergolong cukup sehat, meski risikonya terhadap perekonomian perlu terus diwaspadai. Bank Indonesia akan terus memantau perkembangan ULN, khususnya ULN sektor swasta. Hal ini dimaksudkan agar ULN dapat berperan secara optimal dalam mendukung pembiayaan pembangunan tanpa menimbulkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas makroekonomi, pungkasnya.(wa)
Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia www.kemenkeu.go.id *Disadur tanpa penyuntingan (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search