Tensi Perdagangan AS-Kanada Masih Memanas

Tensi Perdagangan AS-Kanada Masih Memanas

Rabu, 13 Juni 2018 16:17:11 WIB

Perselisihan perdagangan antara AS dan Kanada makin berlarut-larut usai pernyataan Presiden Donald Trump yang masih menyisakan kemarahan pada Perdana Menteri Justin Trudeau.

Trump mengatakan akan ada konsekuensi bagi rakyat Kanada yang akan kehilangan banyak pemasukan akibat pernyataan Trudeau dalam konferensi pers di pertemuan G7.

Trump mengatakan menyaksikan langsung di televisi dalam pesawat kepresidenan saat konferensi pers Trudeau di pertemuan G7 yang menyatakan Kanada tidak takut ditekan oleh AS dengan penerapan tarif impor baja dan aluminium sambil menyebut tarif impor AS dengan alasan keamanan dalam negeri AS sebagai penghinaan bagi Kanada.

Komentar Trump sekaligus menepis harapan bahwa Trump telah "move on" dari situasi panas di G7 akhir pekan lalu. Saat itu Trump menyatakan Kanada bertindak "tidak jujur dan lemah" dalam hubungan dagang dengan AS.

Trudeau mengatakan setelah pertemuan G-7 bahwa tarif aluminium dan baja yang dikenakan oleh AS di Kanada atas dasar keamanan nasional menghina dan bahwa orang Kanada bersikap sopan namun tidak bisa ditekan oleh siapapun.

Trump mengatakan AS memiliki defisit perdagangan besar dengan Kanada hingga US$17 miliar dengan Kanada menolak impor hasil pertanian dari AS. Trump menganggap negara-negara yang mengalami surplus perdagangan besar dengan AS memanfaatkan AS.

AS menetapkan tarif sebesar 25% untuk produk baja asal Kanada, Meksiko, Uni Eropa dan China sementara untuk aluminium AS menetapkan tarif 10%.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search