The Fed Berencana Perlambat Penyusutan Neraca

The Fed Berencana Perlambat Penyusutan Neraca

Kamis, 10 Januari 2019 12:32:24 WIB

Pembuat kebijakan Federal Reserve telah mengindikasikan bahwa mereka mungkin terbuka untuk mengutak-atik rencana lama untuk menyusutkan neraca bank sentral, termasuk dengan mengeluarkan obligasi yang berbasis perumahan lebih awal dari yang direncanakan atau menjaga portofolio aset yang lebih besar dari yang diperkirakan.

Rencana itu merupakan salah satu di antara sejumlah opsi yang dibahas pada pertemuan The Fed Desember lalu, demikian risalah FOMC yang dirilis pada hari Rabu. Diskusi akan dilanjutkan pada pertemuan mendatang, risalah tersebut mengatakan.

Kepala ekonom JP Morgan, Michael Feroli, menulis dalam sebuah catatan kepada para investor, menggambarkan debat tersebut cukup panas. Ketua Fed Jerome Powell sendiri mengatakan pada bulan Desember bahwa penyusutan neraca merupakan keharusan dan tidak bisa diubah karena harus berjalan sesuai rencana atau berjalan secara auto pilot.

Tetapi diskusi menunjukkan bahwa masa depan rencana itu mungkin akan berubah karena pembuat kebijakan menjadi semakin gelisah tentang potensi kekusutan dalam kendali mereka atas suku bunga jangka pendek.

The Fed selama bertahun-tahun membeli obligasi untuk menstimulasi ekonomi AS yang hampir mati, sehingga mengakumulasi aset pasar modal di neraca The Fed hingga senilai $ 4,5 triliun. Sejak tahun lalu, Fed mulai menyeimbangkan neracanya dengan menjual kembali obligasi yang dibeli ke pasar, baik melalui lelang di pasar primer maupun menjual di pasar sekunder untuk obligasi yang belum jatuh tempo.

The Fed sekarang memangkas kepemilikannya sebesar $ 50 miliar setiap bulan, jumlah yang dimaksudkan untuk mengurangi portofolio ke ukuran yang lebih "normal" selama beberapa tahun tanpa memberikan terlalu banyak tekanan pada tingkat kebijakan jangka pendek Fed.

Hingga sat ini Fed telah mereduksi lebih dari $ 380 miliar US Treasury dan obligasi hipotek. Tetapi cadangan menurun pada tingkat yang jauh lebih cepat, turun menjadi $ 1,51 triliun pada akhir 2018, dari puncak 2014 lebih dari $ 2,7 triliun.

Jika cadangan US Treasury di neraca menjadi terlalu langka, permintaan untuk mereka dapat mendorong suku bunga kebijakan utama The Fed berada di atas target, sekarang ditetapkan pada 2,25 persen menjadi 2,5 persen. The Fed telah melakukan beberapa penyesuaian teknis untuk mencegah hal itu terjadi.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search