The Fed Diperkirakan Pangkas Suku Bunga, Namun Pernyataan Powell Mungkin Tidak Menyenangkan Pasar

The Fed Diperkirakan Pangkas Suku Bunga, Namun Pernyataan Powell Mungkin Tidak Menyenangkan Pasar

Rabu, 18 September 2019 15:18:20 WIB
The Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga untuk kedua kalinya pada hari Kamis tengah malam, namun ketua Fed Jerome Powell mungkin tidak menyampaikan pesan yang ingin didengar oleh pasar tentang rencana penurunan suku bunga di masa depan.

Analis dari salah satu perusahaan konsultan global mengatakan bahwa dia akan mengalahkan ekspektasi banyak orang dan tidak membingungkan siapapun. Analis tersebut memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, dengan menjadikan target kisaran menjadi 1.75% hingga 2.0%, setelah pada tanggal 31 Juli lalu mereka memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin.

Pada pertemuan Fed sebelumnya, Powell mengguncang pasar keuangan, dengan mengirim indeks saham bergerak lebih rendah dan yield obligasi lebih tinggi ketika dia menjelaskan pengurangan suku bunga sebagai "penyesuaian siklus jangka menengah" yang berarti itu bukan bagian dari siklus pemotongan suku bunga yang lebih besar.

Analis tersebut mengatakan bahwa dia tidak menjanjikan apa-apa lagi. Dia akan menyimpan kartunya di dekat dadanya. Dia akan menjadi pengelak yang lihai lagi.

Pendekatan The Fed mungkin akan membuat beberapa orang yang pro pasar tidak bahagia, dan tentu saja mengecewakan Presiden Donald Trump yang mengatakan bahwa The Fed adalah orang "bodoh" dan menyerukan suku bunga menjadi nol atau bahkan menjadi negatif.

Berdasarkan grafik, yang dikenal sebagai "dot plot", para ekonom mengatakan tidak mungkin perkiraan The Fed akan mencakup lebih dari satu penurunan suku bunga dalam prospeknya untuk tahun ini. Banyak di pasar yang menginginkan mereka memangkas suku bunga dua kali lagi di tahun ini.

(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search