Tingkat Pengangguran Eropa Butuh

Tingkat Pengangguran Eropa Butuh "Langkah Tegas"

Jum'at, 05 September 2014 12:57:23 WIB

Monexnews - Target tingkat pengangguran Eropa tidak "realistis" dan dibutuhkan "langkah tegas" untuk mendorong tingkat penciptaan lapangan kerja, menurut laporan yang dirilis oleh Ambrosetti Forum menjelang dibukanya konferensi ekonomi internasional. Sekitar 5.6 juta pekerjaan telah hilang pada 28 negara anggota Uni Eropa (EU) sejak krisis keuangan global tahun 2008, menurut ekonom Ambrosetti. "Krisis ekonomi mengakibatkan peningkatan tingkat pengangguran di Uni Eropa, yang mana saat ini memerlukan langkah tegas dari pemerintah untuk mendorong tingkat permintaan buruh dan juga menerapkan reformasi struktural pasar buruh," menurut ekonom dalam laporan "Skenario Pasar Tenaga Kerja di Eropa".

Tingginya tingkat pengangguran di Eropa, rendahnya inflasi dan laju pertumbuhan yang stagnan kemungkinan akan menjadi topik hangat pada Ambrosetti Forum tahun ini pertemuan tahunan kepala negara bagian, tokoh bisnis dan akademis pentingi pada Lake Como di Italia. Organization of Economic Co-operation and Development pada pekan ini memperingatkan bahwa negara anggotanya akan tetap berada pada level sebelum krisis hingga paling cepat tahun 2016.
Tingkat pengangguran rata-rata mencapai sebesar 10.3% di seluruh Uni Eropa pada bulan Juli, sama seperti di bulan Juni. Hampir seperempat (24.5%) dari masyarakat Spanyol tidak bekerja di bulan Juli, bersama dengan 12.6 masyarakat Italia dan 11.5% warga Irlandia. Dengan statistik seperti itu, laporan Ambrosetti menimbulkan keraguan terhadap peluang Uni Eropa dapat mencapai

target menciptakan 20 juta pekerjaan baru hingga tahun 2020. "Hal ini nampak target yang tidak realistis untuk Spanyol, Italia, dan Perancis; mereka harus menciptakan pekerjaan baru sebanyak 4.4 juta, 2.5 juta, dan 2 juta masing-masing," menurut laporan.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search