Tiongkok Akan Pangkas Tarif Impor Barang AS Senilai $75 Miliar

Tiongkok Akan Pangkas Tarif Impor Barang AS Senilai $75 Miliar

Kamis, 06 Februari 2020 16:59:26 WIB
Tiongkok pada hari Kamis umumkan bahwa mereka akan membagi dua tarif pada ratusan barang-barang AS untuk senilai $75 miliar.

Tarif pembalasan yang dilakukan pada barang-barang AS akan dikurangi dari 10% menjadi 5%, dan dari 5% menjadi 2,5%, menurut pernyataan dari Kementrian keuangan Tiongkok. Penyesuaian ini akan mulai berlaku mulai pukul 01:01 siang pada tanggal 14 Februari, tanpa menyebutkan zona waktu yang dimaksud.

Pengurangan ini berlaku untuk barang-barang yang diimpor dari AS untuk sekitar $75 miliar impor yang dilakukan pada tanggal 1 September 2019, menurut pernyataan terpisah dari situs kementrian.

Setelah pengurangan ini, tarif minyak mentah AS akan berkurang menjadi 2,5% dari 5%, dan tarif kedelai akan dipangkas menjadi 2,5%.

Pernyataan dari situs Kementrian Keuangan mengatakan bahwa langkah ini dibuat dalam upaya untuk "memajukan pembangunan yang sehat antara perdagangan AS dengan Tiongkok." Sebuah artikel terpisah di situs web tersebut mencatat bahwa pengurangan tarif akan diatur bersamaan dengan keputusan AS di bulan Januari yang akan memangkas tarif pada tanggal 14 Februari untuk senilai $120 miliar pada barang-barang Tiongkok, yang dari 15% menjadi 7.5%.

Tiongkok mengatakan bahwa penyesuaian selanjutnya akan bergantung pada bagaimana perkembangan negosiasi dagang AS-Tiongkok, ini meningkatkan harapan Tiongkok untuk bekerja sama dengan Washington untuk tuntaskan semua tarif yang dinaikan.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search