Tiongkok Ingin Adakan Negosiasi Dagang Kembali Sebelum Setujui Kesepakatan Dagang Fase Pertama Dengan AS

Tiongkok Ingin Adakan Negosiasi Dagang Kembali Sebelum Setujui Kesepakatan Dagang Fase Pertama Dengan AS

Selasa, 15 Oktober 2019 10:02:17 WIB
Mengutip dari CNBC, dilaporkan bahwa seorang narasumber yang mengatakan kepada wartawan CNBC Kayla Tausche bahwa Tingkok menginginkan adanya negosiasi kembali sebelum menandatangani apa yang disebut oleh Presiden Donald Trump pada pekan lalu yaitu fase pertama dari kesepakatan dagang diantara kedua negara.

Ini masih belum jelas apakah pembicaraan dagang tambahan akan dilakukan di Washington atau Beijing, namun delegasi Tiongkok yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri Liu He dapat dikirim kembali sebelum akhir bulan untuk menyelesaikan fase pertama dari perjanjian perdagangan.

Bloomberg News menjadi media pertama yang melaporkan berita tersebut dan mengatakan dalam laporannya bahwa Tiongkok juga ingin Amerika Serikat membatalkan kenaikan tarif yang dijadwalkan untuk bulan Desember.

Tiongkok dan AS telah mengadakan pembicaraan dagang di Washington pada pekan lalu yang berakhir dengan Trump mengatakan bahwa kedua belah pihak mencapai "kesepakatan fase pertama yang substansial". Sebagai bagian dari kesepakatan, Tiongkok akan mengatasi masalah kekayaan intelektual yang diminta oleh AS dan membeli produk pertanian AS untuk senilai $40-$50 miliar. Sebagai gantinya, AS sepakat untuk menunda kenaikan tarif yang seharusnya berjalan di pekan ini.

Namun, ketika Trump menyebut bahwa negosiasi tersebut sebagai keberhasilan, media pemerintah Tiongkok mengatakan bahwa "kemajuan yang substansial" telah dibuat. Namun, mereka mengatakan kesepakatan fase pertama hanya sedikit menyebutkan pembelian produk pertanian AS.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search