Tiongkok Ingin Meminta AS Hapus Kenaikan Tarif Impor Untuk Timbal Balik Pembelian Produk Pertanian AS

Tiongkok Ingin Meminta AS Hapus Kenaikan Tarif Impor Untuk Timbal Balik Pembelian Produk Pertanian AS

Jum'at, 25 Oktober 2019 14:52:55 WIB
Pejabat perdagangan tinggi Amerika Serikat dan Tiongkok akan membahas rencana pada hari Jumat untuk Tiongkok membeli lebih banyak produk-produk pertanian AS, namun sebagai imbalannya, Beijing akan meminta pembatalan beberapa tarif AS yang direncanakan dan yang berlaku saat ini pada impor barang-barang Tiongkok, ungkap narasumber yang mengatakan kepada Reuters.

Perwakilan Dagang AS, Robert Lighthizer, Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, dan Wakil Perdana Menteri Tiongkok Liu He akan berbicara melalui telepon pada hari Jumat, dalam upaya terbaru untuk menenangkan perang dagang yang telah berlangsung selama 16 bulan terakhir yang telah mengguncang pasar keuangan, menganggu rantai pasokan dan memperlambat pertumbuhan ekonomi global.

Saat ini kedua belah pihak sedang bekerja untuk mencoba menyetujui kesepakatan dagang "fase pertama' yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump pada tanggal 11 Oktober lalu.

Sejauh ini, Trump telah menyetui pembatalan kenaikan tarif sebesar $250 miliar pada tanggal 15 Oktober sebagai bagian dari pemahaman yang dicapai pada pembelian produk pertanian, peningkatan akses ke pasar jasa keuangan Tiongkok, meningkatkan perlindungan untuk hak kekayaan intelektual dan pakta mata uang.

Namun untuk mengunci kesepakatan tersebut, Beijing diperkirakan akan meminta Washington untuk menghapus rencana kenaikan tarif barang-barang Tiongkok sebesar $156 miliar, yang termasuk ponsel, laptop, komputer dan mainan pada tanggal 15 Desember nanti, ungkap dua orang sumber dari AS kepada Reuters.

Beijing juga kemungkinan akan meminta penghapusan tarif sebesar 15% yang diterapkan pada tanggal 1 September lalu untuk sekitar $125 miliar pada barang-barang Tiongkok, ungkap salah seorang narasumber. Trump telah menaikan tarif di bulan Agustus setelah gagalnya pembicaraan dagang, yang secara efektif menetapkan hukuman terhadap semua impor AS dari Tiongkok untuk sebesar $550 miliar.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
1 KOMENTAR
Bessie Brendel
26 October 2019, 12:34:14 PM
Hey, You've got 9 hours until this shuts down ACT NOW - GET LIFETIME 50% DISCOUNT - ONLY FOR YOU http://sellmore.tips/ PROVEN RESULTS: Better Conversions, More Profitable Funnels, Cheaper Leads And Bigger Ad ROI – All Thanks To our Sales Funnel System And look, I get it. You don't want to fall for shiny object syndrome. You only want to invest in platforms that help your business. And that's good. You should be commended on not just rushing after every new toy. But you need to be careful that it doesn't blind you to genuine opportunities. And this, I firmly believe, is a genuine opportunity. Because this isn't a 'launch product'. It isn't an app from a vendor who's working on something different every month. It's a real platform, used by over 4,000 people. It's been updated (often with brand new features) every Tuesday since it was launched in 2017! They even shipped an update on Christmas day 2018! I'm mean, who works Christmas Day? Just Santa... and these guys: http://sellmore.tips/ This is fully supported. The dev team is in-house, ready to answer your questions. The Facebook group is active, and the founders are in there every day. This is more than a product - it's a community who help and support each other. And most of them think Sales Funnel System is the best thing they ever invested in. And remember... It's just got a MASSIVE video upgrade that will keep Sales Funnel System at the forefront of page building technology for years to come. Now you've got the chance to be there with them, at an incredible discount. But that chance will only last for another 9 hours: http://sellmore.tips/ Cheers, Bessie Note: If you don't want to receive emails from us, just click here http://sellmore.tips/salefunnel/index.php?domain=monexnews.com
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search