Tiongkok Perintahkan Kantor Negara Tidak Gunakan Teknologi Asing

Tiongkok Perintahkan Kantor Negara Tidak Gunakan Teknologi Asing

Selasa, 10 Desember 2019 10:52:28 WIB
Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Financial Times menunjukkan bahwa partai komunis Tiongkok telah memerintahkan semua kantor negara untuk tidak memakai perangkat keras dan perangkat lunak dari asing dalam tiga tahun kedepan, ini merupakan sebuah langkah yang dapat menghantam perusahaan-perusahaan besar dari AS seperti Microsoft, Dell dan HP.

Kebijakan yang dijululki "3-5-2" karena peralihan teknologi akan terjadi pada kecepatan 30% di tahun 2020, 50% di tahun 2021, dan 20% di tahun 2022 ungkap surat kabar tersebut, yang mengutip dari perusahaan broker sekuritas Tiongkok. Analis disana perkirakan bahwa 20 hingga 30 juta perangkat asing akan segera diganti di Tiongkok.

Perusahaan sekuritas Tiongkok mengatakan bahwa perintah tersebut datang dari kantor pusat partai komunis Tiongkok pada awal tahun ini. Sementara ini belum ada arahan tersebut melibatkan masyarakat umum, ungkap dua perusahaan keamanan siber kepada Financial Times berdasarkan klien pemerintahan yang menjelaskan kebijakan tersebut kepada mereka.

Neil Campling, kepala riset teknologi, media dan telekomunikasi di Mirabaud Securities mengatakan bahwa langkah pemerintahan Tiongkok bertujuan untuk melindungi diri terhadap eskalasi ketegangan dengan AS.

Campling juga menambahkan bahwa ini adalah sesuatu yang Tiongkok cari untuk memastikan operasi pemerintah tidak terpengaruh oleh meningkatnya ketegangan dengan AS.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search