Trump Akan Naikkan Penggunaan Etanol di Bahan Bakar

Trump Akan Naikkan Penggunaan Etanol di Bahan Bakar

Rabu, 10 Oktober 2018 18:13:40 WIB

Presiden AS Donald Trump sedang berusaha untuk menyingkirkan hambatan penggunaan bahan bakar bensin yang mengandung banyak etanol, minyak yang merupakan turunan produk jagung. Trump berupaya untuk meningkatkan konsumsi jagung AS dalam upaya untuk memenangkan kembali dukungan dari para petani Amerika, yang belakangan ini terdampak buruk perang dagang AS dengan China. Trump ingin memenangkan suara Partai Republik di Pemilu Sela.

Presiden Trump ingin menaikkan komposisi etanol di bensin dari yang sebelumnya hanya 15% (E15), sebuah langkah yang kemungkinan akan menyebabkan dampak negatif pada industri minyak mentah, yang akan kehilangan keuntungan karena reintroduksi etanol akan mengikis konsumsi minyak.

Dalam upaya untuk mengamankan elektabilitasnya di kalangan petani Amerika, Trump ingin meningkatkan konsumsi jagung, meskipun langkah tersebut membuat presiden tidak populer di kalangan pengusaha minyak AS.

Pada Pilpres lalu, kaum petani sebagian besar mendukung Trump karena Trump berjanji akan memajukan perekonomian pedesaan dan berjanji akan mencabut pajak perumahan yang seringkali merugikan keluarga petani.

Namun perang tarif antara AS dan China membuat harga komoditas pertanian AS anjlok karena permintaan dari China terhadap kedelai, apel, keju, kentang, minuman keras menurun sebagai akibat kebijakan China mengenakan tarif pada komoditas ini.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search