Trump Rencanakan Kebijakan Pemotongan Pajak Kedua

Trump Rencanakan Kebijakan Pemotongan Pajak Kedua

Selasa, 23 Oktober 2018 17:15:09 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump tampaknya mengakui kegagalan kebijakan pemotongan pajaknya di tahun ini. Publik Amerika tidak percaya bahwa undang-undang pemotongan pajak yang ia tandatangani menjadi undang-undang pada tahun 2017 bermanfaat bagi mereka.

Karena itu diberitakan Trump sedang merencanakan untuk pemotongan pajak penghasilan dimana pembahasan undang-undangnya akan dilakukan sebelum berlangsungnya Pemilu legislatif November besok.

"Kami sedang mencari cara untuk pemotongan pajak yang sangat besar bagi orang-orang berpenghasilan menengah. Dan jika kita melakukannya, itu akan terjadi tepat sebelum November. Kami sedang mempelajari sangat dalam sekarang sepanjang waktu pemotongan pajak besar untuk orang-orang berpenghasilan menengah," ujar Trump kepada Foxnews, Selasa.

Agar jelas, tidak ada potongan pajak penghasilan menengah yang akan datang. Kongres bahkan tidak mengambil reses atau istirahat. Undang-Undang Pemotongan Pajak dan Pekerjaan hanya bisa diloloskan dengan dimasukkan dalam draft tagihan rekonsiliasi yang berisi bukti.

Pada Senin sore, Trump menjelaskan bahwa apa yang sedang dipertimbangkan adalah proposal legislatif - dan dia mengakui bahwa itu tidak akan diberlakukan sampai setelah pemilihan. Dia mengatakan pihaknya menargetkan pengurangan 10% untuk pembayar pajak kelas menengah.

Rencana pemotongan pajak yang keduakalinya ini seakan membuktikan seakan Trump mengakui bahwa pemotongan pajak terdahulu belum memberikan benefit yang signifikan bagi kebanyakan orang Amerika.

Untuk rumah tangga kelas menengah, pemotongan pajak berhasil mengurangi pengeluaran rata-rata $ 930 per tahun, atau ada tambahan $ 78 per bulan. Namun, dengan kenaikan inflasi akibat membaiknya ekonomi di AS tambahan $ 78 per bulan tidak terasa, termasuk kenaikan sekitar 35 sen dalam harga harga bensin sejak undang-undang pemotongan pajak ditandatangani.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search