Turki, Erdogan Mengklaim Bahwa Sanksi AS Adalah Tikaman Dari Belakang

Turki, Erdogan Mengklaim Bahwa Sanksi AS Adalah Tikaman Dari Belakang

Senin, 13 Agustus 2018 19:59:22 WIB
Presiden Turki Recep Erdogan telah kembali menyerang Amerika Serikat, menuduh bahwa penggunaan sanksi oleh Washington adalah "tusukan di belakang melawan Turki."

Berbicara kepada wartawan di Ankara, Senin, pemimpin Turki itu menambahkan dalam terjemahan yang diberikan oleh Reuters bahwa "serangan terhadap ekonomi kemungkinan akan berlanjut untuk sementara waktu" tetapi Turki akan mengambil langkah untuk menanggapi.

Ekonomi Turki telah berada di bawah ancaman sanksi dari AS setelah Presiden Donald Trump menulis di awal tahun ini bahwa ini akan menjadi tindakan yang mungkin jika seorang pendeta Amerika, Andrew Brunson, tidak dibebaskan dari penjara. Turki telah menahan penginjil itu sejak tahun 2016 dan menuduh bahwa dia terlibat dalam upaya kudeta yang gagal tahun itu.

Trump muncul menindaklanjuti ancamannya Jumat ketika ia mengumumkan dua kali lipat tarif pada baja dan aluminium yang berasal dari Turki.



(Ahmad)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search