Uni Eropa Tekan Perancis Untuk Penuhi Target Defisit

Uni Eropa Tekan Perancis Untuk Penuhi Target Defisit

Senin, 05 Mei 2014 23:50:09 WIB

Monexnews - Perancis sedang berada di bawah tekanan untuk memangkas defisit anggarannya, setelah Komisi Eropa memperkirakan negara perekonomian terbesar kedua di zona euro tersebut tidak dapat mencapai target pemangkasan defisit tahun 2015. Defisit anggaran Perancis diperkirakan akan berada pada 3.9% dari gross domestic product (GDP) di tahun 2014 dan 3.4% di tahun 2015, di atas target Uni Eropa sebesar 3%. Uni Eropa telah bersikap longgar terhadap Perancis dan memperpanjang batas waktu untuk mencapai target defisit sebanyak dua tahun hingga 2015. Namun Perancis akan menghadapi denda jika tidak dapat memenuhi persyaratan hingga tahun 2015, di bawah kekuasaan baru yang diberikan pada Komisi Eropa, divisi eksekutif Uni Eropa.

Bulan lalu, cabinet yang baru dirombak oleh Presiden

Francois Hollande mengumumkan paket reformasi yagn bertujuan menghemat sebesar 50 milyar euro (69 milyar dollar) dan akan dijalankan dalam 3 tahun kedepan. Pemerintah Perancis yakin bahwa pemangkasan tersebut akan membuat Perancis dapat mencapai target 3% dan tetap kompetitif, saat dipasangkan dengan paket reformasi pro-bisnis yang dikenal sebagai pakta tanggung jawab dan solidaritas".

"Pemeirntah kembali menegaskan determinasinya untuk memberlakukan Responsibility and Solidarity Pact dan merealisasikan penghematan sebesar 50 milyar euro untuk menurunkan defisit hingga 3% dari GDP di tahun 2015 dan kemajuan pada tingkat belanja publik sejalan dengan inflasi," menurut pernyataan

Michel Sapin, Menteri Keuangan Perancis. Proyeksi dari Komisi Eropa pada hari Senin tidak mengikutsertakan proposal penghematan yang dijakukan pemerintah Perancis, dan itu mungkin menjadi alasan pesimisme Komisi Eropa terhadap Perancis.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search