Usai Pemilu Sela AS, Bursa Saham Wall Street Akan Cenderung Melemah

Usai Pemilu Sela AS, Bursa Saham Wall Street Akan Cenderung Melemah

Selasa, 06 November 2018 15:57:49 WIB

Menjelang pelaksanaan pemilu sela Amerika Serikat yang diadakan hari ini Selasa (6/11/2018), pasar memperkirakan Partai Demokrat memenangkan mayoritas kursi DPR (House of Representatives) sedangkan Partai Republik diperkirakan akan mempertahankan kursi mayoritas di Senat. Jika benar demikian, pasar saham di Wall Street diperkirakan akan melemah hingga sisa akhir tahun.

Perkiraan tersebut muncul karena kebijakan Partai Demokrat berbeda dengan Partai Republik yang merupakan partai pengusung Presiden AS saat ini, Donald Trump. Republik mendukung pemangkasan pajak lebih besar yang akan diterapkan Trump di sisa tahun ini. Pada akhir Oktober Trump menyatakan berencana memotong pajak 10 persen bagi rumah tangga berpenghasilan menengah.

Kemenangan Demokrat di DPR akan mengakibatkan kebuntuan politik antara Gedung Putih dan Kongres yang dapat menghalangi agenda pro bisnis dan pro pasar dari Presiden Trump. Akibat lebih lanjutnya adalah ketidakstabilan politik meningkat. Para analis mengatakan hasil pemilu yang seperti itu sudah diantisipasi para pemodal dan pasar merekomendasikan bobot lebih besar pada aset safe haven.

Pasar saham rally tajam setelah Trump terpilih 2 tahun lalu. Jadi seperti awalnya pasar saham akan naik," kata Norihiro Fujito, Analis pada Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities.

Tetapi kata dia, pemotongan pajak lebih lanjut akan mendorong defisit anggaran lebih besar dan mendorong yield surat utang negara tenor 10 tahun ke level tertinggi seperti pada Oktober lalu. Lonjakan yield ini, kata dia, memicu koreksi pasar saham bulan lalu sehingga rally sepertinya tidak akan bertahan lama.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search