Utang Korporasi China Menurun Seiring Laba Meningkat

Utang Korporasi China Menurun Seiring Laba Meningkat

Jum'at, 08 Desember 2017 16:57:43 WIB

Monexnews - Perkembangan utang korporasi di China mengalami perbaikan. Hal ini berimbas kepada membaiknya keuangan perusahaan-perusahaan yang tercatat di bursa saham China.

"Kondisi profitabilitas telah meningkat pesat, tidak hanya untuk perusahaan milik negara tapi juga perusahaan kecil dan menengah," kata Margaret Yang, seorang analis di CMC Markets Singapore. "Ini akan memberi ruang bagi para pembuat kebijakan untuk mendorong kampanye penurunan utang dan menjaga kebijakan moneter tetap netral," katanya, seperti dikutip Bloomberg, Jumat.

Rasio utang untuk hampir 4000 perusahaan non-keuangan yang tercatat di bursa saham China tarhadap

pendapatan meneyntuh angka 1, turun dari 2,4 kali setahun sebelumnya, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Marjin

keuntungan telah naik menjadi 8.2 persen, persentase tertinggi dalam lima tahun terakhir. Keuntungan operasional mereka sekarang dapat menutupi lebih dari 18 kali beban bunga, sebuah peningkatan yang signifikan dari hanya 5 kali di tahun 2016.

Hal ini tidak terlepas dari usaha berbagai pihak, mulai dari Presiden Xi Jinping hingga ekonom luar negeri - yang telah memperingatkan tentang kebutuhan untuk mengendalikan utang korporasi di ekonomi terbesar kedua di dunia ini. Banyak pihak di luar China yang tidak menyadari sekelompok besar perusahaannya telah melakukan pengetatan keuangannya.

Kapasitas mereka untuk melakukan pembayaran bunga seiring dengan pokok utang, tercatat berada dalam kondisi terbaik dalam lebih dari satu dekade. Perbaikan keuangan perusahaan disebabkan, antara lain mengurangi pasokan bahan baku, rebound harga jual dan meningkatnya perdagangan global yang mendorong pertumbuhan laba.

Irdy)


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search