Voting Parlemen Tolak Kesepakatan, No Deal Brexit Lebih Berpeluang Terjadi

Voting Parlemen Tolak Kesepakatan, No Deal Brexit Lebih Berpeluang Terjadi

Rabu, 13 Maret 2019 10:35:12 WIB

Anggota parlemen Inggris dengan tegas menolak kesepakatan Brexit dari Perdana Menteri Theresa May untuk kedua kalinya pada hari Selasa, membuat situasi negara itu semakin tidak pasti, hanya 17 hari sebelum tanggal berpisah dari Uni Eropa.

Hasil pemungutan suara membuat Brexit tanpa kesepakatan lebih mungkin terjadi, menurut presiden Dewan Eropa. Donald Tusk.

"Di pihak UE, kami telah melakukan semua yang mungkin untuk mencapai kesepakatan ... Dengan hanya 17 hari tersisa hingga 29 Maret, pemungutan suara hari ini telah secara signifikan meningkatkan kemungkinan Brexit tanpa kesepakatan," ujar Donald Tusk.

Selanjutnya May berjanji akan mengizinkan anggota parlemen untuk memilih pada opsi "tidak ada kesepakatan" pada hari Rabu dan, jika itu ditolak maka pada hari Kamis akan diputuskan apakah akan meminta Uni Eropa untuk menunda Brexit.

Dia mengatakan parlemen menghadapi "pilihan-pilihan yang tidak menyenangkan" jika memilih untuk perpanjangan waktu perpisahan, termasuk mencabut Brexit, mengadakan referendum kedua atau pergi dengan kesepakatan lain.

Pada Selasa malam waktu London, House of Commons memberikan suara 391-242 terhadap kesepakatan perceraian dengan UE, bahkan setelah May mendapatkan jaminan lebih lanjut dari Brussels atas poin yang jadi keberatan parlemen.

Langkah ini berisiko melepaskan kekacauan ekonomi, karena Inggris dijadwalkan akan mengakhiri hubungan dengan mitra dagang terbesarnya setelah 46 tahun pada 29 Maret, apa pun yang terjadi.

Muncul di hadapan anggota parlemen, May mengungkapkan kekecewaannya atas penolakan kesepakatan ini karena dia sudah berusaha keras bernegosiasi dengan petinggi UE. May lantas menyatakan menolak hasil voting ini.

"Kesepakatan yang kami negosiasikan adalah yang terbaik dan memang satu-satunya kesepakatan," katanya kepada anggota parlemen setelah pemungutan suara.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search